<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698</id><updated>2012-01-21T23:09:01.176-08:00</updated><category term='santai'/><category term='kaligrafi'/><category term='Tokoh'/><category term='Tasawuf'/><title type='text'>SUNGAISUFI</title><subtitle type='html'>Buah Tin dan Zaitun tumbuh di negeri yang aman. Buahnya manis dan minyaknya menyala meski tanpa api. Di negeri itulah Ibrahim as. membangun rumah. Dari pergulatan Ismail as. di padang gersang, muncullah mata air zam zam yang menyegarkan. 

Di sana berkumpullah para pencinta Tuhan dan Tuhan mencintai mereka. Berjalan beriringan, berdzikir, berdoa dan berbicara kepada yang dicintainya. Mengalir di sungai kasih Isa Ibnu Maryam as. Beriring malaikat memuji Muhammad saw.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>41</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-6185341906396149608</id><published>2009-12-23T19:30:00.000-08:00</published><updated>2009-12-23T19:58:41.105-08:00</updated><title type='text'>BERTANYALAH PADA HATIMU</title><content type='html'>Kadang kala, akal kepala sudah tidak bisa lagi menemukan jawaban dari berbagai persoalan. Pusing. Buntu. Bebal. Bodoh. Banyak istilah untuk menyebutnya. Lalu kita tidak tahu harus bagaimana. Blank!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita ingat: Iqro bismirobikalladzi kholaq, kholaqol insana min alaq. Iqro warobbukal akrom. Aladzi alamal bil qolam. Alamal insana maa lam ya' lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Samar-samar kita menggapai kesadaran. "Bacalah dengan nama Allah yang menciptakan. Menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah dengan kebaikan Allah. Yang mengajari ilmu dengan perantaraan kalam. Mengajari manusia apa-apa yang tidak diketahuinya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi besar Muhammad Saw, bersabda, "Ada segumpal darah, apabila baik maka baiklah keseluruhannya. Apabila rusak, rusaklah semuanya. Dia adalah Qolbun (hati).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segumpal darah mempunyai makna yang begitu besar. Dengan dia manusia diciptakan dan dinilai. Dengannya manusia dibekali. Dia disebut baitullah, rumah Allah. "Qolbul muslim baitullah", begitu kata yang sudah sering kita dengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati. Ya, segumpal darah itu menurut ilmu agama, terletak di dalam dada di bawah susu sebelah kiri. Kalau bahasa jasmani atau organ tubuh dialah jantung. Tetapi bukan itu. Ini adalah bahasa ruhani. Hati itu menjadi inti dari jantung, dia adalah kesadaran roh yang mengendalikan hidup kita, yang menurut ahli bijak bersemayam pada segumpal darah hitam di dalam jantung jasmani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia adalah tempat Allah dan para malaikatnya singgah. Keagungan manusia terletak di sana. Hati. Tempat yang sangat luas. Mampu menampung apa saja yang menjadi isi dunia. Dia merupakan pintu pengetahuan rahasia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kitab Ihya Ulumuddin, Imam Al Ghozali menulis sebuah hadis dari Nabi Muhammad Saw, jika saja hati manusia itu bersih dari syaithon, niscaya dia akan bisa melihat rahasia langit. Nah, itulah hati yang menjadi bahasan ilmu rohani, bukan jasmani. Hati merupakan pintu yang menghadap ke akhirat juga menghadap ke dunia. Tempat Allah menurunkan ilmu (ilham). Tempat malaikat mampir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika akal yang sibuk sudah mentok, buntu, bodoh, bebal, tidak tahu. Mari...kita bersihkan hati kita dari hingar-bingar dunia. Bersihkan dari segala kotoran nafsu. Usirlah Kalbun (anjing) yang bercokol di dalamnya. Jadikan dia benar-benar bersih, sehingga layak disebut baitullah. Maqomnya malaikat ketika mampir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sudah mencapai keadaan tenang...terdengarlah seruan...irji'i ila robbiki...kembalilah kepada tuhanmu. Maka, kita tidak akan menemukan kebuntuan jalan. Karena, insya Allah, tidak ada jalan buntu di sana. Dan sudah saatnya kita dengarkan kata hati kita, sebagai jawaban dari kebuntual akal jasmani kita. Wassalam...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-6185341906396149608?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/6185341906396149608/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=6185341906396149608' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/6185341906396149608'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/6185341906396149608'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2009/12/bertanyalah-pada-hatimu.html' title='BERTANYALAH PADA HATIMU'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-6094546802676004160</id><published>2009-11-25T23:59:00.000-08:00</published><updated>2009-11-26T00:03:05.126-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tasawuf'/><title type='text'>Bingkai Suci dari Losari</title><content type='html'>&lt;div class="post" id="post-625"&gt;&lt;div class="entry"&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2009/06/ejtcom_jombang1.jpg"&gt;&lt;img class="alignleft size-medium wp-image-626" style="margin: 7px; float: left;" title="ejtcom_jombang1" src="http://eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2009/06/ejtcom_jombang1-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /&gt;&lt;/a&gt;Pesantren Majma’al Bahrain Shiddiqiyyah tak ubahnya sebuah oase. Hening, indah, dan membawa banyak kesegaran. Pesantren yang popularitasnya sudah merambah hingga negeri sebarng ini berada di Desa Losari, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang. Jauh dari hiruk pikuk kota dan polusi udara.&lt;span id="more-625"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara jarak 10 kilometer dari komplek Pesantren itu, tepatnya di Desa Kabuh didapati sebuah pemandangan unik. Di sana berdiri bangunan-bangunan bergaya arsitektur unik lengkap dengan nama-nama daerah di Indonesia. Dan, ada beberapa yang bernama dari negeri luar. Salah satunya adalah Malaysia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Bangunan itu biasa digunakan untuk menghormati anggota Shiddiqiyyah yang berasal dari daerah masing-masing saat datang kemari,” ujar sumber EastJava Traveler yang tak mau disebutkan namanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gaya bangunan-bangunan yang menarik inilah yang menjadi daya tarik khas di Pesantren Majma’al Bahrain (pertemuan dua samudera). Seperti yang diamati EastJava Traveler ketika mengunjungi tempat ini beberapa waktu lalu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melangkahkan kaki menuju bangunan di sisi belakang terlihat begitu mempesona. Antara lain Al-Istianah Li Ahli Hizbil Istiqomah Shiddiqiyyah, komplek pesantren putri Fatimah Binti Maimun, Baitul Maghfiroh, gubuk pengkaderan Shiddiqiyyah, Kulliyatul Minhajul Abidin, makam para petinggi seperti Kyai Ahmad Sanusi Abdul Ghofar dan makam Kyai Ahmad Syuhada’, Tarbiyatul Hifdul Ghulam wal Banat, kantor Pesantren Majma’al Bahrain Shiddiqiyyah, Gubuk Akmaliyah, monumen Hubbul Wathon Minal Iman, Maqosidul Qur’an, dan masih banyak bangunan lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada juga bangunan yang begitu menggoda mata dan tak kalah penting adalah Jamiatul Mudzakirin. Bangunan bergaya timur tengah yang di sudut luar banyak terdapat bola dunia dan berdiri di atas kolam ikan. Nama gedung ini dari kata Jami’at yang berarti perkumpulan. Sedangkan Al-Mudzakirin yang artinya orang-orang yang berdzikir pada Allah. Harfiahnya Jamiatul Mudzakirin berarti perkumpulan orang-orang yang berdzikir pada Allah, atau orang-orang yang mengingat, juga sadar akan keberadaan dan kuasa Allah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2009/06/ejtcom_jombang2.jpg"&gt;&lt;img class="alignleft size-medium wp-image-627" style="margin: 7px; float: left;" title="ejtcom_jombang2" src="http://eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2009/06/ejtcom_jombang2-209x300.jpg" alt="" width="209" height="300" /&gt;&lt;/a&gt;Ketua Pesantren, Kyai Masrukhan Mu’thi menjelaskan jika di dalam gedung Jamiatul Mudzakirin dijadikan tempat baiat pelajaran pokok Thoriqoh Shiddiqiyyah. Pelajaran ini diberikan Mursyid atau para kholifah pesantren.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Memang di Majma’al Bahrain tiap bangunan memiliki fungsi dan filsafat sendiri-sendiri,” aku Masrukhan Mu’thi. Salah satu contohnya adalah gedung Jamiatul Mudzakirin tadi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Multikultural dan Modernitas&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sebagai pesantren, Majma’al Bahrain juga membekali para santri dengan pendidikan agama dan juga umum. Yang mana dikelompokkan empat bagian, yakni pendidikan formal Tarbiyah Hifdhul Ghulam Wal Banat (THGB) yang bertujuan mendidik murid agar jadi hamba Allah yang bersyukur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada pula pendidikan non formal. Meliputi Baiat Thoriqoh Shiddiqiyyah, Kautsaran, pengajian rutin setiap tanggal 15 Hijriyah dan pengajian hari besar Islam, ubudiyah dan Tasawwuf, dan masih banyak lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah itu ada pendidikan usaha, ketrampilan dan bangunan. Ini diberikan agar membentuk dan menanamkan jiwa entrepreneur, kreasi, cinta tanah air, dan juga mandiri pada seluruh santri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pendidikan usaha di pesantren ini dan telah berkembang, seperti Koperasi Muyassar dengan usahanya produksi teh daun Jombang, Rumah Makan Yusro, perusahaan air kemasan Maaqo, percetakan Shiddiqiyyah, grafir kaca, industri sepatu kulit, krom logam, seni relief, seni ukir, dan masih ada unit usaha mandiri dan kreatif lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain ketiga basic itu, di pesantren ini juga menganjurkan para santri agar dapat berorganisasi. Dan organisasi yang telah ada, antara lain Yayasan Pendidikan Shiddiqiyyah (YPS) yang telah memiliki 58 cabang di tingkat kabupaten. Organisasi Shiddiqiyyah (ORSHID) memiliki 17 DPW di tingkat propinsi, perwakilan di luar negeri (Malaysia dan Singapura), dan 100 DPD di tingkat kabupaten. Dan masih banyak organisasi lain di bawah naungan Pesantren Majma’al Bahrain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kini, santri yang belajar di pesantren mencapai 1500 orang. Sebagian ada yang menetap, selebihnya hanya datang sesekali. “Karenanya, Majma’al Bahrain lebih pasnya bukan pondok pesantren, melainkan sebagai pesantren,” imbuhnya. Alhasil, dengan pola seperti ini sampai sekarang jumlah murid terus bertambah. Mereka pun telah tersebar di seluruh Indonesia, bahkan Malaysia dan Singapura.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Tasawwuf&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sebelum Pesantren Majma’al Bahrain Shiddiqiyyah berdiri di Desa Losari, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, pada 1 Dzulhijjah 1393 Hijriyah atau 3 Januari 1974, telah ada Pesantren Kedung Turi yang didirikan oleh Kyai Ahmad Syuhada’. Setelah Ahmad Syuhada’ meninggal dunia nama Kedung Turi tak lagi melenggang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, ajarannya masih tetap bercahaya dan diteruskan oleh sang putra M. Cholil yang dikenal dengan nama Kyai Abdul Mu’thi. Pada masanya (tahun 1948) telah dibangun sebuah masjid yang sampai sekarang dikenal dengan nama Masjid Baitus Shiddiqin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah Abdul Mu’thi tutup usia tahun 1948. Tongkat perjuangan dilanjutkan putra keenam yang bernama Abdul Aziz. Sayang masanya cuma sebentar, karena ia tinggal hijrah ke Salatiga, Jawa Tengah, hingga akhirnya meninggal pada tahun 1960.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2009/06/ejtcom_jombang3.jpg"&gt;&lt;img class="alignleft size-medium wp-image-633" style="margin: 7px; float: left;" title="ejtcom_jombang3" src="http://eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2009/06/ejtcom_jombang3-199x300.jpg" alt="" width="199" height="300" /&gt;&lt;/a&gt;Melihat kondisi ini, Kyai Muchtar Mu’thi putra ke-12 Abdul Mu’thi, berinisiatif meneruskan ajaran ayahandanya. Sejak tahun 1959, ia mulai mengajarkan ilmu-ilmu Thoriqoh Shiddiqiyyah kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selang kemudian, jumlah santri berkembang pesat. Untuk memenuhi standar, pesantren pun dibangun lebih luas. Tahun 1968, Muchtar Mu’thi mendirikan gubuk berukuran 5×3 meter yang terbuat dari bambu dan atap daduk (daun tebu,red). Ada yang bilang inilah cikal bakal pesantren. Karena empat tahun kemudian dibangunlah gedung Jamiatul Mudzakirin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Januari 1974, pesantren ini kembali berbenah. Dibangunlah sebuah pondok berukuran 32×6 meter yang dibagi menjadi delapan ruang, dan satu ruang terpisah. Dan, tahun 1987, bangunan itu dipindah ke sebelah utara dan dijadikan asrama putra. Kini, bangunan ini kembali beralih fungsi dan dijadikan asrama putri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beberapa tahun kemudian, Muchtar Mu’thi dibantu saudara kandungnya Masrukhan Mu’thi terus berjalan seirama untuk membawa kejayaan Pesantren Majma’al Bahrain Shiddiqiyyah. Hasilnya, luas area pesantren makin berkembang hingga mencapai 40 hektar. Enam hektar diantaranya digunakan sebagai lahan bangunan ikon-ikon religi yang sangat menawan. “Keindahan ini sesuai dengan konsep ajaran tasawwuf yang kami tanamkan di sini,” kata Masrukhan Mu’thi.&lt;br /&gt;Lebih lanjut ia menjelaskan, ajaran tasawwuf merupakan hakikatnya ajaran Islam. Tasawwuf itu bagian inti dan bukti cinta agama Islam, yang didalamnya tersimpan berjuta keindahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Prinsip itu yang kami pegang dan kami selalu menanamkan cinta pada tanah air. Meski, dulu kami dicap nyleneh oleh banyak orang tapi kita tetap gigih pertahankan azas. Dan hasilnya, dulu kuwaci kini rambutan, dulu benci sekarang jadi rebutan,” paparnya sembari tersenyum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;naskah : m rido’i | foto : wt atmojo&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;http://www.eastjavatraveler.com&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;                   &lt;/div&gt;       &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-6094546802676004160?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/6094546802676004160/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=6094546802676004160' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/6094546802676004160'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/6094546802676004160'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2009/11/bingkai-suci-dari-losari.html' title='Bingkai Suci dari Losari'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-1983264237494172451</id><published>2009-11-24T21:31:00.000-08:00</published><updated>2009-11-24T21:50:27.061-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tokoh'/><title type='text'>Ki Ageng Ngaliman</title><content type='html'>Bila anda sempat berkunjung ke Kabupaten Nganjuk. Bolehlah anda melihat keindahan air terjun Sedudo. Atau jika anda seorang yang gemar lelaku spiritual, tentunya anda akan menyempatkan diri mengunjungi Makam Ki Ageng Ngaliman, Pertapaan Sedepok, selain air terjun Sedudo dan beberapa air terjun lain yang lebih ke dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama atau keberadaan tempat-tempat tersebut tidak bisa lepas dari nama seorang tokoh, Ki Ageng Ngaliman. Melihat dari gelarnya, Ki Ageng adalah sebutan seorang penguasa daerah atau yang dituakan secara pemerintahan. Sedang Ngaliman adalah sebuah nama tempat yang sekarang berubah menjadi Ngliman. Desa di lereng gunung Wilis, sebelah selatan di wilayah kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut cuplikan dari http://www.nganjukkab.go.id tentang Ki Ageng Ngaliman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan data dan informasi yang direkam oleh Tim Penelusuran Sejarah Ngaliman yang melibatkan berbagai nara sumber baik yang berada di daerah Ngliman antara lain Mbah Iro Karto (sesepuh masyarakat), Drs. Sumarsono (Kades Ngliman), Parmo (Mantan Kades Ngliman) , Suprapto (mantan Kades Sidorejo), Imam Syafi’i (Juru Kunci Makam), Sumarno (Kamituwo), Sarni (Jogoboyo) maupun nara sumber yang berada diluar daerah Ngliman antara lain Kyai Ahmad Suyuti (Ngetos), KH. Qolyubi (Keringan), KH. Moh. Huseini Ilyas (Karang Kedawang , Trowulan Mojokerto). KH. Moh. Huseini Ilyas ini merupakan salah satu keturanan Ki Ageng Ngaliman Gedong Kulon, maka tersusunlah tulisan seperti di bawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Desa Ngliman terdapat dua makam yang sama-sama disebut Ki Ageng Ngaliman. Akan tetapi guna membedakan kedua makam tersebut maka digunakan sebutan :&lt;br /&gt;a. Makam Gedong Kulon ;&lt;br /&gt;b. Makam Gedong Wetan.&lt;br /&gt;Ki Ageng Ngaliman Gedong Kulon&lt;br /&gt;Ki Ageng Ngaliman dimakamkan di Desa Ngliman Kecamatan Sawahan + 50 Meter sebelah selatan Balai Desa Ngliman. Beliau dimakamkan bersama-sama dengan para sahabat dan pengikutnya. Dalam satu kompleks bangunan makam tersebut terdapat enam makam antara lain :&lt;br /&gt;a. Ki Ageng Ngaliman ;&lt;br /&gt;b. Pengeran Pati ;&lt;br /&gt;c. Pangeran Kembang Sore ;&lt;br /&gt;d. Pangeran Tejo Kusumo ;&lt;br /&gt;e. Pangeran Blumbang Segoro ;&lt;br /&gt;f. Pangeran Sumendhi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut nara sumber dari Ngliman bahwa di pintu depan Makam Ki Ageng Ngaliman terdapat gambar bintang, kinjeng, ketonggeng, burung dan bunga teratai. Gambar-gambar tersebut kemungkinan menunjukkan makna tersendiri, namun sampai saat ini penulis belum bisa mengungkapkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ki Ageng Ngaliman berasal dari Solo Jawa Tengah. Ketika Surakarta digempur oleh Belanda, maka oleh Nur Ngaliman yang pada waktu itu menjabat sebagai Senopati Keraton Surakarta dengan sebutan Senopati Suroyudo, Keraton Surakarta dikocor secara melingkar dengan air kendi. Akibat dari tindakan tersebut kendaraan pasukan Belanda luluh, waktu masuk keraton seperti masuk sarang angkrang, akhirnya beliau ditemui oleh Nabi Khidir agar menemui sanak saudaranya yang ada di Karang Kedawang Trowulan Mojokerto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ki Ageng Ngaliman masih keturunan Arab dan mempunyai anak sebanyak 21 orang. Keterangan ini diperoleh dari salah satu keturunan Ki Ageng Ngaliman yang bernama KH. Huseini Ilyas. Perang di Solo tersebut melibatkan kaum Cina yang dikenal dengan sebutan Perang Gianti pada sekitar tahun + 1720 M. (sumber : KH. Qolyubi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SILSILAH KI AGENG NGALIMAN menurut KH. Huseini Ilyas adalah RONGGOWARSITO ----- NUR FATAH ----- NUR IBRAHIM ----- SYEH YASIN SURAKARTA ----- NUR NGALIMAN/ SENOPATI SUROYUDO ----- MUSYIAH ----- I L Y A S ----- KH. HUSEINI ILYAS (TROWULAN MOJOKERTO)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan Hidupnya KH. Qolyubi tokoh ulama asal Kelurahan Mangundikaran itu berpendapat bahwa aktifitas yang dilakukan Ki Ageng Ngaliman adalah untuk mempersiapkan perjuangan melawan Belanda dengan diadakan pelatihan fisik dan mental yang bertempat di Padepokan yang sampai saat ini disebut Sedepok, dan di Sedudo yang letaknya di Puncak Gunung Wilis. Perjuangan tersebut ditujukan guna memerangi Pemerintah Belanda yang sedang ikut mengendalikan pemerintahan di Kasultanan Surakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dasar pemikiran yang melatarbelakangi hijrahnya Ki Ageng Ngaliman dari Solo ke Nganjuk adalah karena Nganjuk merupakan wilayah Kasultanan Mataram sehingga juga berguna untuk menghindari kecurigaan maka Ki Ageng Ngaliman melatih prajuritnya menetap di daerah Nganjuk yang merupakan wilayah kasultanan Mataram. Sehingga terjadilah kepercayaan bahwa siapa saja yang menyebut nama Kyai Ageng Ngaliman akan mati dimakan binatang buas sebab memang beliau dirahasiakan namanya agar supaya tidak diketahui oleh Kasultanan Solo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan waktu menurut cerita bahwa desa Kuncir asal usulnya dari murid Ki Ageng Ngaliman yang meninggal dalam perjalanan di tempat tersebut, dia adalah seorang cina yang waktu itu cina memakai rambut yang dikuncir/dikepang sehingga tempat meninggalnya murid Ki Ageng Ngaliman tersebut di sebut Desa Kuncir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari uraian tersebut diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa Ki Ageng Ngaliman merupakan seorang Kyai yang mempunyai keahlian nggembleng ulah kanuragan keprajuritan. Bagi masyarakat Ngliman, karomah yang dirasakan sampai saat ini adanya ketentraman dan kedamaian dalam kehidupannya.&lt;br /&gt;Mengingat Ki Ageng Ngaliman yang mempunyai keahlian neggembleng ulah kanuragan keprajuritan maka banyak pusaka yang ditinggalkannya. Ki Ageng Ngaliman masih mempunyai peninggalan berupa tanah di depan Masjid Ngaliman sehingga oleh perangkat dusun waktu itu tanah tersebut dibangun sebuah tempat yang disebut dengan Gedong Pusaka dan peninggalan pusakanya Ki Ageng Ngaliman di tempatkan di Gedong pusaka tersebut. Sebenarnya pusaka Ki Ageng Ngaliman cukup banyak tetapi ada yang dicuri orang sehingga yang ada di Gedong Pusaka saat ini hanya ada beberapa pusaka.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-1983264237494172451?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/1983264237494172451/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=1983264237494172451' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/1983264237494172451'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/1983264237494172451'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2009/11/ki-ageng-ngaliman.html' title='Ki Ageng Ngaliman'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-2477095896712646078</id><published>2009-10-16T20:20:00.000-07:00</published><updated>2009-10-16T20:25:26.918-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kaligrafi'/><title type='text'>laa ilaha ila allah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/Stk43e3WX2I/AAAAAAAAAEQ/E9FVqa8p-4Q/s1600-h/kali.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 312px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/Stk43e3WX2I/AAAAAAAAAEQ/E9FVqa8p-4Q/s320/kali.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5393404554582056802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-2477095896712646078?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/2477095896712646078/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=2477095896712646078' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/2477095896712646078'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/2477095896712646078'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2009/10/laa-ilaha-ila-allah.html' title='laa ilaha ila allah'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/Stk43e3WX2I/AAAAAAAAAEQ/E9FVqa8p-4Q/s72-c/kali.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-777588845156123932</id><published>2009-02-19T19:39:00.000-08:00</published><updated>2009-02-19T19:55:28.092-08:00</updated><title type='text'>SAATNYA BERJALAN</title><content type='html'>Sudah cukup kata-kata yang kita ucapkan. Semua itu cukup sebagai bahan referensi. Cukup sudah...simpan dulu kata-kata itu. Katupkan kedua bibir. Tenangkan semua pikir. Saatnya kita berjalan. Ayunkan kaki maknawi dalam perjalanan batin.&lt;br /&gt;Batin kita adalah lautan maknawi yang harus kita arungi untuk menghadap Sang Ilahi. Bentangkan layar ruhani kita agar bisa menangkap angin petunjuk yang akan membawa perjalanan menuju kehadirat Sang Ilahi. Bahawalah bekal secukupnya...referensi tadi adalah bekal..pengetahuan hukum syar'i adalah bekal. Karena tidak mungkin berlayar tanpa arah dan haluan.&lt;br /&gt;Mari kita berjalan. Biarlah gelap kita terus berjalan, kita tuju cahaya terang kebenaran dan ilmu pengetahuan yang murni. Mari terus melangkah sambil menyesali semua dosa dan kesalahan. Mohon ampun dan petunjuk dari Yang Maha Suci. Pasrahkan nasib diri ini, biarlah diayun ombak takdirnya tak mengapa. Karena yang kita tuju Dia jua. Lautan dan ombak adalah miliknya. Sadarilah, betapa kita dekat dengannya. Lalu mengapa kita tidak berjalan untuk sampai kepada-Nya.&lt;br /&gt;Ingatlah, Dia suka memperjalankan hambanya, meski dalam gelap malam, untuk menghadap-Nya. Lihatlah referensi yang ada, kebanyakan para Nabi diperjalankan pada siang dan malam hari. Siang dan malam pada langit maknawi. Siang dan malam adalah kendaraan menuju kepada-Nya. Mari kita naiki! Ingatlah selalu dalam keadaan apapun, ruku'an wa ku'udan wa ala junubihim...ingatlah akan Allah. Dialah yang kita tuju...ilahi anta maqsudi wa ridhoka mathlubi a'tini mahabataka wa biqurbika&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-777588845156123932?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/777588845156123932/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=777588845156123932' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/777588845156123932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/777588845156123932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2009/02/saatnya-berjalan.html' title='SAATNYA BERJALAN'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-3416741979633131282</id><published>2008-10-29T05:36:00.000-07:00</published><updated>2008-10-29T05:53:47.401-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tasawuf'/><title type='text'>Sufi Jawa, Sang Mandor Klungsu</title><content type='html'>Kaum bangsawan di Belanda menjulukinya Pangeran dari Tanah Jawa. Raden Mas Panji Sosrokartono, kakak R.A. Kartini, selama 29 tahun, sejak 1897, mengembara ke Eropa. Ia bergaul dengan kalangan intelektual dan bangsawan di sana. Mahasiswa Universitas Leiden itu kemudian menjadi wartawan perang Indonesia pertama pada Perang Dunia I.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sosrokartono (1877-1952) adalah adik kandung Boesono. Keduanya adalah kakak RA Kartini, pahlawan emansipasi wanita yang setiap tanggal 21 April selalu dirayakan di seluruh pelosok Indonesia. Mereka adalah anak Bupati Jepara Raden Mas Adipati Ario Samingoen Sosroningrat untuk periode 1880-1905 dari perkawinannya dengan Ngasirah. Pasangan ini memiliki delapan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sosrokartono sering berpuasa. Jika tak berpuasa, ia jarang makan. Meski separuh lumpuh, ia masih menerima ratusan tamu yang datang dengan berbagai kepentingan, mulai dari sekadar meminta nasihat, belajar bahasa asing, hingga mengobati berbagai macam penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada setiap pengobatan, Kartono biasanya memberikan air putih dan secarik kertas bertulisan huruf Alif kepada pasien. Nasihat Eyang Sosro antara lain &lt;strong&gt;“Sugih tanpa banda / Digdaya tanpa aji / Nglurug tanpa bala / Menang tanpa ngasorake”&lt;/strong&gt; (Kaya tanpa harta/ Sakti tanpa azimat/ Menyerbu tanpa pasukan/ Menang tanpa merendahkan yang dikalahkan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama 29 tahun, Sosrokartono lebih dikenal sebagai seorang intelektual yang disegani di Eropa. Ia kerap dipanggil dengan sebutan De Javanese Prins (Pangeran dari Tanah Jawa) atau De Mooie Sos (Sos yang Tampan). Ia mengembara ke beberapa negara, kemudian menjadi wartawan perang. Ia juga pernah menjadi staf Kedutaan Besar Prancis di Den Haag, bahkan sempat menjadi penerjemah untuk Liga Bangsa-Bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melanglang Eropa sejak 1897, pangeran tampan dari tanah Jawa itu pun pulang. Ia ingin mendirikan sekolah sebagaimana dicita-citakan mendiang adiknya, Kartini. Ia juga ingin mendirikan perpustakaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kartono kemudian menggalang dukungan dari kelompok pergerakan di Indonesia. Ia menemui Ki Hajar Dewantara. Bapak pendidikan itu lalu mempersilakan Kartono membangun perpustakaan di gedung Taman Siswa Bandung. Ia pun diangkat menjadi kepala Sekolah Menengah Nasional di kota ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat yang bersamaan, ia menyaksikan orang-orang kelaparan dan diserang berbagai macam penyakit. Kartono pun kemudian menjalankan laku puasa bertahun-tahun untuk merasakan apa yang juga diderita saudara-saudaranya. Ia juga menjadikan Darussalam sebagai rumah pengobatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Separuh badan Kartono lumpuh sejak 1942. Kartono mangkat pada 1952, tanpa meninggalkan istri dan anak. Ia dimakamkan di Sedo Mukti, Desa Kaliputu, Kudus, Jawa Tengah. Di sebelah kiri makam Kartono terdapat makam ibunya Nyai Ngasirah dan bapaknya RMA Sosroningrat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dinding pagar besi di makam Kartono, terpasang tulisan huruf Alif dalam bingkai kaca seukuran 10R. Di bawahnya terdapat foto Kartono mengenakan setelan jas ala orang Barat. Di nisan sebelah kiri, tercantum kata- kata terpilih Kartono: &lt;strong&gt;Sugih tanpa banda, digdaya tanpa aji&lt;/strong&gt;. Di nisan sebelah kanan tercantum kalimat:  &lt;strong&gt;Trimah mawi pasrah&lt;/strong&gt;(rela menyerah terhadap keadaan yang telah terjadi), &lt;strong&gt;suwung pamrih tebih ajrih&lt;/strong&gt; (jika tak berniat jahat, tidak perlu takut),&lt;strong&gt; langgeng tan ana susah tan ana bungah&lt;/strong&gt; (tetap tenang, tidak kenal duka maupun suka), &lt;strong&gt;anteng manteng sugeng jeneng&lt;/strong&gt; (diam sungguh-sungguh, maka akan selamat sentosa).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa tulisannya yang berisikan nasehat hidup, dia sering menggunakan nama Mandor Klungsu (Mandor Biji Asam Jawa) atau Joko Pring. Nama yang terakhir mungkin menunjukkan bahwa dia tidak menikah. Laku puasa, berdiam diri di ruang khusus, atau berdiri berjam-jam di malam hari merupakan wajah mistik RMP. Sosrokartono. Sampai sekarang masih banyak yang meneladani laku dan sikap hidup Pangeran dari Tanah Jawa ini. Bahkan ada yang mendirikan Yayasan Sosrokartono, untuk mengenang dan mendedikasikan gerakannya untuk Pribadi yang mulia ini. (&lt;i&gt;dari berbagai sumber internet&lt;/i&gt;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-3416741979633131282?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/3416741979633131282/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=3416741979633131282' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/3416741979633131282'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/3416741979633131282'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2008/10/sufi-jawa-sang-mandor-klungsu.html' title='Sufi Jawa, Sang Mandor Klungsu'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-6946582656677089994</id><published>2008-10-28T19:59:00.001-07:00</published><updated>2008-10-28T20:34:01.475-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tasawuf'/><title type='text'>TASAWUF TEORI DAN TASAWUF PRAKTEK</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Sungguh&lt;/strong&gt; banyak literatur yang membahas dunia tasawuf. Mulai dari asal muasal kata, sejarah pemunculannya, tokoh-tokoh, filsafatnya maupun pelajarann kerohaniannya. Untuk mengerti tasawuf kita bisa membaca literatur tersebut. Apalagi sekarang ini banyak buku-buku yang mengulas hal tersebut dalam bahasa Indonesia. Sedikit banyak kita akan bisa mengerti hal ihwal tasawuf tanpa pusing-pusing belajar bahasa negeri Arab, Persi, Urdhu dan sebagainya.&lt;br /&gt;Buku adalah sumber ilmu dan pembuka cakrawala wacana. Dengan membaca buku-buku tasawuf wacana kita pada dunia sufi akan semakin terbuka. Terlepas dari pro dan kontra tentang dunia tasawuf. Pertentangan antara ahli fiqh dan ahli tasawuf. (menurut saya pertententangan itu sudah usang). Toh ada juga tokoh yang memilih jalan tengah, seperti Al Ghozali yang dalam perjalanan kerohaniannya, menulis Ihya Ulumudin, sebuah karya yang mendamaikan. Kemudian di Indonesia ada Buya Hamka yang menulis Tasawuf Modern, ada Jalaludin Rahmad.&lt;br /&gt;Buku-buku karya para ahli tasawuf itu akan membuka wacana kita tentang dunia rohani. Kita akan jumpai pernik-pernik kisah, nasehat kerohanian dan filsafat ketuhanan. Buku-buku tersebut akan memberikan kita gambaran yang jelas. Namun, untuk mendalami tentunya tidak bisa melalui buku-buku yang hanya bercerita, dan berfilsafat. Untuk praktek menjadi seorang sufi tentunya tidak lantas cukup membaca buku. Namun buku-buku tersebut sudah cukup memberi wacana yang kaya terhadap kita tentang dunia tasawuf atau kesufian. Dengan buku-buku tersebut kita sudah bisa menjadi ahli tasawuf. (artinya: mempunyai wacana yang luas tentang dunia tasawuf atu sufi).&lt;br /&gt;Untuk menjadi seorang sufi yang perlu dilakukan adalah berguru kepada seorang sufi yang Mursyid. Yang mampu membimbing seorang sufi menjalani maqomad-maqomad kerohanian sampai akhirnya mampu menghadap Allah. Hanya sufi yang telah mencapai maqom mursyid yang mampu membimbing seorang sufi lain. Menjadi sufi adalah berarti mengambil jalan (bersuluk) menuju hakikat ibadah kepada Allah. Menjadi sufi adalah menempa lahir dan batin untuk bersiap menghadap Allah. Ilahi anta maqsudi wa ridhoka matlubi, a'tini mahabataka wa biqurbika wa ma'rifataka...itu doa seorang sufi...Ya Allah Engkaulah yang aku tuju, ridhomu yang aku mohon, aku mengharap cintamu, dan kedekatan kepadamu, dan ma'rifat kepadamu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-6946582656677089994?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/6946582656677089994/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=6946582656677089994' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/6946582656677089994'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/6946582656677089994'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2008/10/tasawuf-teori-dan-tasawuf-praktek.html' title='TASAWUF TEORI DAN TASAWUF PRAKTEK'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-2208418849903337959</id><published>2008-10-20T01:43:00.000-07:00</published><updated>2008-10-20T01:48:42.275-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='santai'/><title type='text'>AKIBAT GAPTEK DAN TIDAK TELITI</title><content type='html'>Tadi sedang mengutak-atik tampilan blog. Klik sana klik sini. Eh...ternyata hilang deh beberapa bagian dari blogku. Sungai kata-kata tempat pesan-pesan pendek dari teman dan pengunjung hilang. Beberapa link blog teman ikut hilang. Yaa..mohon maklum, gaptek (gagap teknologi) he he :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-2208418849903337959?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/2208418849903337959/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=2208418849903337959' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/2208418849903337959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/2208418849903337959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2008/10/akibat-gaptek-dan-tidak-teliti.html' title='AKIBAT GAPTEK DAN TIDAK TELITI'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-6584751491586500492</id><published>2008-10-19T19:49:00.000-07:00</published><updated>2008-10-19T19:52:53.407-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tasawuf'/><title type='text'>SYARIAT, THARIQAT DAN HAKEKAT</title><content type='html'>Syariat itu bagaikan perahu&lt;br /&gt;Thariqat bagaikan lautan&lt;br /&gt;Hakikat itu mutiara yang sangat mahal harganya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah secuplik syair dari Syaikh Zainuddin Al Malabari ( kalau keliru mohon dikoreksi, kalau ada data yang lebih akurat boleh dong di share :-) ), yang membicarakan bahwa syariat, thariqat, dan hakekat bukanlah hal yang terpisah-pisah. Perahu, laut dan mutiara adalah sebuah jalinan yang tak terpisahkan. Perahu tanpa lautan tiadalah berguna. Lautan tanpa mutiara hanyalah air yang bergelora. Nilai semuanya adalah mutiara yang mahal harganya. Untuk memperoleh mutiara seorang harus naik perahu ke tengah laut dan menyelam ke dasarnya. Itulah tasawuf. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tasawuf adalah pengamalan syariat dengan berthariqat sampai kemudian memperoleh hakikat. Karena, syariat tanpa hakikat adalah kosong, hakikat tanpa syariat adalah batal. Pelaksanaan dalam bentuk amal dan ibadah adalah thariqat. Dengan thariqat, ibadah itu ada ilmunya, menggunakan metode sehingga ibadah itu tidak asal ibadah. Dengan berthariqat, ibadah menjadi lebih tertata. Kemudian dalam berthariqat ada metode latihan ruhaniah dengan dibimbing oleh seorang guru ruhani. Semua itu dimaksudkan untuk mencapai hakikatnya ibadah. Hakekat ibadah adalah ihsan. Ihsan itu ma'rifat kepada Allah. Secara sederhana dikatakan, beribadah seakan-akan berbicara langsung atau melihat Allah. Ihsan itu hadirnya hati kepada Allah semata.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-6584751491586500492?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/6584751491586500492/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=6584751491586500492' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/6584751491586500492'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/6584751491586500492'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2008/10/syariat-thariqat-dan-hakekat.html' title='SYARIAT, THARIQAT DAN HAKEKAT'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-798004732472750349</id><published>2008-08-28T19:36:00.000-07:00</published><updated>2008-08-28T19:38:32.758-07:00</updated><title type='text'>Memaknai Puasa Ramadhan</title><content type='html'>Yaa ayuhaladzina amanu kutiba alaikumusysyiamu kama kutiba alaladzina minkob'likum la'alakum tattaqun..begitulah perintah Alloh dalam Al Quran. "Wahai orang-orang yang beriman, diperintahkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diperintahkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertaqwa." Dari ayat tersebut, puasa adalah perintah untuk orang-orang yang beriman. Puasa ini telah diperintahkan Alloh kepada orang-orang beriman sebelum era Muhammad. Perintah itu dimaksudkan agar orang-orang beriman itu menjadi taqwa.&lt;br /&gt;Semua ibadah itu didahului oleh niat. Bagaimana orang yang tidak beriman (percaya dan yakin) bisa berniat dengan sungguh-sungguh. Makanya, perintah itu hanya untuk orang-orang yang beriman. Adakah kaum beriman sebelum Muhammad menjadi nabi? Tentunya ada. Bukankah nabi-nabi sebelum Muhammad juga menerima perintah untuk puasa? Bahkan, puasa telah menjadi ritual yang khas yang dimiliki oleh setiap bangsa di dunia. Orang Kristen puasa, orang Budha puasa, orang Hindu puasa. Orang Jawa pun puasa. Tetapi bagi orang beriman, telah diperintahkan secara khusus untuk berpuasa. Bagi orang Islam, perintah puasa wajib itu jatuh pada bulan Ramadhan. Puasa satu bulan penuh dengan aturan-aturan yang telah kita ketahui bersama.&lt;br /&gt;Perintah itu wajib dilaksanakan. Alloh memberi jalan, agar mudah-mudahan manusia itu menjadi taqwa. Apa itu taqwa? Saya telah menulisnya dengan mereka-reka TAQWA adalah Taat pada perintah dan larangan Alloh, Qona'ah atau menerima ketentuan Alloh tanpa protes dan mengeluh, Waro' artinya berhati-hati dan menjaga diri dari hal-hal yang haram hukumnya dan tidak jelas (subhat) dan tidak berlebih-lebihan (zuhud).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Puasa Lahir Batin&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Puasa secara lahir adalah menghindari makan dan minum, bersenggama di siang hari. Menjaga perbuatan anggota badan agar tidak melanggar syara. Malamnya melatih diri dengan beribadah sholat malam, tadarus Al Qur'an, dan berdzikir. Secara batin, orang yang berpuasa itu mengekang nafsu manusiawi yang mengajak ke perbuatan rendah dan hina seperti riya, ujub, sombong, bergunjing, gosip, iri dan dengki, menuruti syahwat dsb.&lt;br /&gt;Secara lahir menahan diri dari keinginan badaniah. Secara batin menahan keinginan rendah dari nafsu manusiawi. Bila berhasil melaksanakan yang demikian, insya Alloh puasanya sukses dan mudah-mudahan meperoleh derajat TAQWA. Subhanalloh...alhamdulillah...astaghfirulloh..Selamat Beribadah Puasa Ramadhan, semoga mencapai ridho Alloh dengan derajat taqwa&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-798004732472750349?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/798004732472750349/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=798004732472750349' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/798004732472750349'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/798004732472750349'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2008/08/memaknai-puasa-ramadhan.html' title='Memaknai Puasa Ramadhan'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-4386570987890729337</id><published>2008-08-10T23:51:00.000-07:00</published><updated>2008-08-10T23:56:49.096-07:00</updated><title type='text'>Mau Berubah, Bersabarlah</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Aku ingin berubah, begitu kataku.&lt;/strong&gt; Orang yang ingin berubah, paling tidak sudah mempunyai kesadaran atau pengenalan akan kekurangan-kekurangan pada diri sendiri. Orang miskin ingin berubah menjadi kaya. Dia sadar bahwa hidup dalam kemiskinan itu tidak enak. Lalu dia berkata, aku ingin berubah. Perubahan kondisi dari kemiskinan menjadi kecukupan (kaya). Lalu berjuanglah dia untuk menjadi kaya. Memeras keringat bekerja keras. Rela mengurangi makan dan kebutuhan yang tidak begitu penting.&lt;br /&gt;Untuk berubah, kita harus mempunyai kesadaran lebih dulu. Kesadaran itu diperlukan untuk menentukan arah dan tujuan perubahan. Setelah sadar timbul niat yang diperlukan untuk membakar tekad dan semangat untuk berubah. Lebih dahulu, punyai kesadaran bahwa kita perlu berubah menjadi lebih baik.&lt;br /&gt;Mengapa kita perlu berubah menjadi lebih baik? Bagi seorang yang beriman, perubahan ke arah yang lebih baik itu sangat diperlukan. Agar iman itu mencapai derajat yang kuat, perubahan harus selalu dilakukan untuk mencapai kebaikan. Akhlak yang baik, akan membuat iman bertambah cemerlang. Dengan akhlak yang baik, manusia bisa mendekatkan diri kepada Alloh. Alloh itu mahabaik, mendekatinya pun harus dengan jalan kebaikan dan kebagusan akhlak.&lt;br /&gt;Hanya hati orang beriman yang mampu memandang Alloh, karena hati mereka bersih dan lembut. Kalau hati masih dipenuhi kotoran maknawi, mana mungkin bisa memandang Alloh. Nah, kesadaran akan kotoran-kotoran yang ada pada hati itu sangat diperlukan bagi mereka yang hendak mendekatkan diri kepada Alloh. Bagi setiap orang yang menghendaki dekat dengan Alloh, haruslah membersihkan hatinya dari kotoran-kotoran yang membuat buram cermin hati. Karena hanya dengan hatilah manusia bisa memandang Alloh.&lt;br /&gt;Sebagai contoh, bagaimana kiranya bila ada seorang pengemis dekil, bau dan kotor hendak menghadap Raja? Belum sampai menginjak lantai istana, hanya baru sampai di gerbang saja sudah diusir oleh para pengawal. Begitulah, bagaimana kita menghadap Alloh kalau hati kita masih compang-camping dan kotor? Tentu akan sulit sekali. Nah, dengan kesadaran itu, kita mulai berjuang untuk menghilangkan kotoran-kotoran hati. Apa saja kotoran hati itu? Segala sifat manusiawi yang bila dituruti akan menimbulkan keburukan misalnya, iri dan dengki, sombong, riya, takabur, ujub, tidak amanat, kikir, bakhil dsb. Bila kita sadar bahwa kita masih mempunyai sifat-sifat tersebut, maka perlulah bendera perjuangan kita kibarkan terus menerus. Sampai datangnya kemenangan diri atas keburukan-keburukan tersebut. Ini memerlukan waktu yang panjang.&lt;br /&gt;Biasanya, kita sadar bahwa kita mempunyai sifat buruk tetapi sulit sekali menghilangkannya. Kita lebih sering menuruti hawanafsu. Maka diperlukan niat dan tekad yang kuat untuk berubah menjadi lebih baik. Merdeka dari dari jajahan sifat-sifat rendah kemanusiaan. Tapi jangan pernah putus asa. Berapapun waktu yang diperlukan, betapa sakit rasa penderitaan tetaplah bertahan. Sekali waktu jatuh, sekali waktu bangun tetapi bertahan tidak putus asa. Karena Alloh memberi rohmat kepada siapa saja yang berjuang menuju kepadanya. Bersabarlah menghadapi dan menghilangkan sifat-sifat rendah kita. Waasta'inu bi sobri washolah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-4386570987890729337?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/4386570987890729337/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=4386570987890729337' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/4386570987890729337'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/4386570987890729337'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2008/08/mau-berubah-bersabarlah.html' title='Mau Berubah, Bersabarlah'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-6487675624880554854</id><published>2008-07-16T20:10:00.000-07:00</published><updated>2008-07-16T20:14:38.095-07:00</updated><title type='text'>Alloh Maha Baik</title><content type='html'>Sungguh, ilmu Alloh itu maha luas. Maha Benarlah sabdaNya, bila tujuh samudra dijadikan tinta, seluruh kayu di bumi dijadikan pena, belum cukuplah untuk menuliskannya meski hanya setitik dari ilmu Alloh. Dialah Yang Maha Baik, Yang mengajari manusia ilmu pengetahuan dengan perantara Qalam. Dialah Yang Maha Rahman, Yang mengajari manusia Qur'an. Dialah yang memberi manusia ilmu pengetahuan. Karena dialah Maha Tahu.&lt;br /&gt;Teringatlah pada sebuah firman yang mengisahkan; Malaikat 'protes' ketika Alloh menciptakan manusia (Adam). Mengapa Alloh menciptakan makhluk yang suka berbuat kerusakan dan bertumpah darah? Tidak cukupkah Malaikat saja yang setia mengabdi kepada Alloh? Alloh hanya berfirman, "Sesungguhnya Aku lebih tahu". Kemudian Alloh membanggakan Adam lebih unggul dari Malaikat karena pengetahuannya.&lt;br /&gt;Manusia mempunyai keunggulan dari makhluk lain dalam hal akal. Alloh menyempurnakan akal manusia dengan membekalinya dengan ilmu pengetahuan dan kemungkinan untuk menampung semua ilmu dari Alloh. Karena kedudukan manusia berakal sangatlah penting, Alloh sering memerintahkan manusia untuk berfikir dalam Al Qur'an. Begitu pentingnya ibadah fikir itu, sehingga Alloh meninggikan derajat orang-orang yang berfikir.&lt;br /&gt;Begitulah, Alloh menciptakan Adam dari segumpal tanah, disempurnakan bentuknya dan dibekali dengan akal. Begitu Maha Baiknya Alloh, begitu cintanya Alloh kepada ciptaanNya. DitinggikanNya kedudukan manusia dari pada makhluk lainnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-6487675624880554854?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/6487675624880554854/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=6487675624880554854' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/6487675624880554854'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/6487675624880554854'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2008/07/alloh-maha-baik.html' title='Alloh Maha Baik'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-3589396056432547865</id><published>2008-07-10T01:33:00.000-07:00</published><updated>2008-07-10T01:34:14.964-07:00</updated><title type='text'>Yakin...</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Iman artinya percaya.&lt;/strong&gt; Kalau anda sudah percaya, itu berarti sudah beriman. Tetapi iman begitu itu masih belum ada artinya. Tetapi jika anda sudah sampai pada keyakinan. Iman itu akan berpengaruh hebat kepada anda. Anda percaya bahwa Alloh itu ada. Tetapi anda belum sampai pada keyakinan bahwa Alloh itu ada. Anda hanya mempercayai bahwa Alloh itu ada. Tetapi anda belum bisa meyakini bahwa Alloh itu benar-benar ada. Percaya adalah langkah awal menuju Iman yang benar.&lt;br /&gt;Anda percaya api itu panas. Tetapi anda belum pernah merasakan panasnya api. Anda percaya, dengan pengetahuan yang anda peroleh dari referensi dan cerita orang, bahwa api itu panas. Coba renungkan, yakinkah anda bahwa api itu panas? Belum...anda hanya mempercayai dan meyakin-yakinkan akal anda bahwa api itu panas.&lt;br /&gt;Bagaimana memperoleh keyakinan? Bila anda mengumpulkan bukti-bukti dari referensi atau dari cerita orang itu adalah awal dari pengetahuan. Bukan pengetahuan yang hakiki. Pengetahuan yang Haq adalah pengetahuan yang timbul dari keyakinan. (kok mbulet ya...) Tahu dulu baru yakin. Dari yakin tahulah bahwa pengetahuan yang diperoleh itu Haq.&lt;br /&gt;Keyakinan bukanlah hal yang diperoleh dengan serta merta. Itu merupakan buah dari pengalaman pribadi. Jika tangan anda pernah dijilat api, tentu anda akan yakin bahwa api itu panas. Bila anda pernah merasakan gula, tahulah anda dan yakinlah anda bahwa gula itu manis. Tetapi jika anda belum pernah merasakan panasnya api, tetapi anda pernah mendengar bahwa api itu panas, pengetahuan anda tentang api itu hanyalah kepercayaan (taqlid). Pengetahuan seperti itu jauh dari keyakinan.&lt;br /&gt;Lalu bagaimana agar iman itu sampai pada keyakinan? Bekerjalah, raihlah iman yang sampai pada keyakinan. Alloh tidak membiarkan seseorang berkata, "aku sudah beriman", sebelum diuji imannya. Nah, iman yang lolos ujian itulah yang sampai pada keyakinan. Bila kita ingin mencapai derajat yakin, hati-hati dalam bekerja menempuh ujian Alloh. Tetapi jangan sekali-kali minta diuji, karena kita ini bodoh dan tidak tahu kekuatan diri. Semoga kita selamat dalam menempuh ujian dan mencapai derajat keyakinan beriman...Wasta'inu bisobri waashsholah (mintalah pertolongan dengan sabar dan sholat). Mari bersama-sama bekerja, menuju ridho Alloh.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-3589396056432547865?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/3589396056432547865/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=3589396056432547865' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/3589396056432547865'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/3589396056432547865'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2008/07/yakin.html' title='Yakin...'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-3536711110971824016</id><published>2008-06-26T20:34:00.000-07:00</published><updated>2008-06-26T20:38:31.463-07:00</updated><title type='text'>Berdoalah, Kamu akan Dekat Alloh</title><content type='html'>"Berdoa itu otaknya ibadah", begitu sabda Nabi Muhammad saw. Mengapa demikian? Mari kita renungkan...ibadah sholat yang menjadi tiang agama Islam penuh dengan doa. Mulai takbiratul ikrom sampai sujud isinya adalah pujian dan doa kepada Alloh Robbul Alamin. Ada ungkapan, "Doa yang paling ikhlas adalah Alhamdulillah". Artinya pujian itulah doa yang ikhlas. Tetapi lantas bukan berarti doa-doa yang lain itu tidak boleh. Meski itu menunjukkan keikhlasan seorang hamba kepada tuannya, tetapi Alloh pun memerintahkan kita untuk berdoa. Ud'uni astajib lakum, mintalah kepada-Ku (Alloh) maka akan Aku beri (kabulkan). Ternyata Alloh senang apabila seorang hamba meminta kepada-Nya.&lt;br /&gt;Dengan berdoa, seorang hamba benar-benar menyerah kepada Alloh. Karena setiap ketidakberdayaan yang dialami, Allohlah yang menjadi titik akhir permohonan. Maka doa bisa mengakrabkan kita dengan Alloh. Bila setiap kebutuhan kita sampaikan kepada Alloh, kita akan benar-benar tergantung kepada Alloh atas segala kebutuhan kita. Bukankah Alloh lebih mengetahui kebutuhan kita daripada diri kita sendiri. Tidakkah kita manusia ini terlahir papa tiada daya. Lalu Alloh memberi kita fasilitas hidup pada badan kita dan lingkungan kita. Padahal kita sebelumnya tidak tahu dan tidak mengerti kebutuhan hidup kita sendiri.&lt;br /&gt;Nah, Alloh memerintahkan kita berdoa sebagai wujud kecintaan-Nya kepada hamba-Nya. Berdoalah, mengeluhlah kepada Alloh, memintalah kepada-Nya yang tidak membutuhkan apa-apa dari hamba-Nya. Sadarilah bahwa kita ini benar-benar tidak berdaya. Kita sering lupa bahwa daya dan upaya kita sebenarnya datang dari Alloh karena kemurahan Alloh. Kita diberinya hidup dan daya untuk mempertahankan hidup. Bahkan kita diberi rezki yang bermacam-macam. Tetapi kita sering lupa. Apabila sukses, tidak merasa itu pemberian Alloh. Bila sengsara, rugi sedikit saja, sudah menganggap Alloh tidak perhatian. "Wasta'inu bisobri washsholah" mintalah pertolongan (Alloh) dengan sabar dan sholat.&lt;br /&gt;Dalam sebuah hadis disebutkan, Alloh itu mengabulkan doa, tetapi Dia senang dan bangga bila seorang hamba merengek kepada-Nya. Kadang-kadang Dia menahan pengabulan doa hambanya karena senang dan memamerkan kepada malaikat, bahwa hambanya itu meminta dengan pasarah. Maka, salah satu adab berdoa adalah, harap-harap cemas antara dikabulkan dan ditolah, agar kita tetap sadar bahwa yang berkuasa mengabulkan doa hanyalah Alloh Ta'ala..Nah mari kita membiasakan diri berdoa hingga kita merasa benar-benar tak berdaya dan hanya Alloh sajalah yang berkuasa atas segala sesuatu. Dengan doa, kita mendekatkan diri kepada Alloh.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-3536711110971824016?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/3536711110971824016/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=3536711110971824016' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/3536711110971824016'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/3536711110971824016'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2008/06/berdoalah-kamu-akan-dekat-alloh.html' title='Berdoalah, Kamu akan Dekat Alloh'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-4118441801007501950</id><published>2008-06-10T01:37:00.001-07:00</published><updated>2008-06-10T01:41:25.008-07:00</updated><title type='text'>Bagai Air Yang Mendidih</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Coba kita renungkan.&lt;/strong&gt; Apakah hati kita itu tetap dalam keadaan tertentu? Apakah hati kita selalu dalam keadaan tenang? Apakah sebaliknya, selalu dalam keadaan gelisah?Tentunya kita akan mendapati hal itu berubah dan berganti. Seperti bergantinya siang dan malam. Panas dan dingin. Sebagaimana sabda Rosulalloh s.a.w, Hati itu keadaannya berbolak-balik. Bolak baliknya hati itu seperti sebuah bulu yang diterbangkan angin di sahara dari sisi ke sisi. (Sebagai catatan: tolonglah dicek kembali masalah hadits-hadits yang digunakan penulis, bila meragukan. Penulis memang tidak hafal redaksionalnya dalam bahasa Arab. Penulis hanya membahasakan dengan bahasa Indonesia)&lt;br /&gt;Bila kita sudah meneliti benar-benar tentunya akan didapati hal itu. Lalu kita pun paham, bahwa hati kita selalu berbolak-balik. Kadang berbolak-baliknya hati itu sedemikian cepatnya. Seperti air mendidih yang sangat. Lihatlah keadaannya, seperti itulah keadaan hati kita. Lalu bagaimanakah bila kita punya iman di dalam hati? Bagaimana pula keadaannya, bila iman itu bersarang di dalam hati yang berbolak-balik demikian itu?&lt;br /&gt;Sebagaimana halnya, berbolak-baliknya hati. Iman pun mempunyai keadaan yang berubah-ubah. "Al imanu yazidu wa yankus", iman itu kadarnya naik turun. Dalam Qur'an disebutkan bahwa kita itu selalu berpindah dari kafir ke iman ke kafir ke iman dan seterusnya (suma amanu suma kafaru suma amanu suma kafaru). Bila diumpamakan perang, kita itu selalu dalam keadaan menang. kalah, menang, kalah begitu seterusnya sampai akhir.&lt;br /&gt;Ternyata, hati dan hal di dalam hati itu selalu berubah. Tidak langgeng keadaannya. Selalu dalam keadaan tarik menarik dari sisi ke sisi. Selalu dalam keadaan perang menang kalah. Baik dan buruk. Naik turun. Lalu bagaimana supaya bisa tenang.&lt;br /&gt;Untuk menenangkan hati, seringlah kita berdo'a, Yaa muqolibal qulub tsabit qolbi ala dinika..wahai dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah aku pada agamamu..Sesuai hadits Nabi S.a.w, hati itu seakan dalam jepitan jari tuhan, yang dengan kehendak-Nya dibolak-balikkan. Alloh sendiri Maha Berkehendak, bila menyesatkan tidak akan ada yang mampu menghalangi, bila memberai petunjuk tidak akan ada yang mampu membelokkan.&lt;br /&gt;Berdoa dan berdzikir merupakan salah satu cara untuk menenangkan hati, syukur-syukur Alloh memberikan kelanggengan (ketetapan pada dzikir). Ala bidzikrillah tat'ma'inul qulub (berdzikir itu membuat hati jadi tenang). Yaa muqolibal qulub tsabit qolbi ala dinika&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-4118441801007501950?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/4118441801007501950/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=4118441801007501950' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/4118441801007501950'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/4118441801007501950'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2008/06/bagai-air-yang-mendidih.html' title='Bagai Air Yang Mendidih'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-887289863642969301</id><published>2008-06-04T01:59:00.000-07:00</published><updated>2008-06-04T02:15:08.093-07:00</updated><title type='text'>Derajat Pengetahuan</title><content type='html'>Percayakah anda kalau saya katakan, Jakarta itu berada di ujung barat, pinggir utara pulau jawa? Anda belum pernah mengenal saya. Anda tidak pernah bersua dengan saya. Kalau anda percaya begitu saja, itu disebut Taklid. Tapi, Buta. Mempercayai informasi tersebut sebagai sebuah kebenaran dan anda tidak kenal siapa yang mengatakan itu. Apakah saya bisa dipercaya? Apakah saya tidak berbohong? Taklid buta itu dekat sekali dengan kebodohan. Hal itulah yang membuat orang terjerumus dalam lembah kejahilan. Jauh dari ilmu pengetahuan yang sebenarnya. Kemudian menjadi pemujaan berlebihan kepada seseorang yang dianggap lebih tahu dan unggul.&lt;br /&gt;Meskipun anda tahu bahwa Jakarta itu memang di sana. Dan anda yakin bahwa Jakarta itu memang di sana. Tetapi anda masih tidak mengenal saya. Anda tidak pernah menyelidiki siapa saya. Kalau anda mempercayai saya karena anda tahu kata-kata saya benar. Itu namanya masih taklid kalau anda tidak pernah mendatangi sendiri sebuah tempat yang bernama Jakarta. Meskipun sudah mendekati derajat Yakin. Jika anda pernah datang sendiri ke Jakarta, meskipun hanya di stasiun Manggarai (umpamanya) kemudian pulang. Anda sudah dapat dikatakan sebagai orang yang tahu dengan mata kepala sendiri. Anda menjadi orang yang mempunyai pengetahuan Ainul Yaqin. Jika anda sudah pernah menyusuri seluk beluk Jakarta, sehingga anda memiliki pengetahuan yang lebih tinggi lagi dari sekedar stasiun Manggarai. Anda sudah mencapai Haqqul Yakin. Begitulah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pengetahuan Ibadah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Orang yang berjalan mencari kebenaran, akan melalui stasiun-stasiun pengetahuan sebelum sampai kepada pengetahuan yang Haq, yang tidak diragukan kebenarannya. itulah derajat tertinggi dari ilmu pengetahuan. Dan ilmu yang paling mulia adalah ilmu Ma'rifat (ilmu mengenal Tuhan). Dengan mengenal Tuhan, manusia akan menyadari benar dirinya, fungsi dirinya pada alam semesta ini. Pandangannya meluas ke arah alam semesta dan menghormat. Dengan begitu terwujudlah yang dikatakan Rahmatan lil alamin (rahmad bagi seluruh alam). Meninggalkan keakuan yang egois. Meninggalkan pandangan picik. Jadilah dia seorang yang luas pandangan dan batinnya.&lt;br /&gt;Tapi semua itu bisa dicapai dengan perjuangan. "Tiada kuciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepadaku" begitu firman Alloh. Lalu mengapa manusia di tempatkan di dunia ini? Kalau untuk beribadah mengapa manusia kesulitan dalam hidup di dunia? Dunia ini adalah lapangan perjuangan. Dengan hiasan dan hiburan bermacam-macam sebagai ujian. Dengan kesulitan, sakit, kemiskinan dan susah payah sebagai cobaan. Dengan kelengkapan seperti itu, pantaslah kalau disebut dunia itu ladang akhirat. Lapangan perjuangan, menanam kebaikan dan pulang ke negeri asal dengan bekal amal dan aman. Dan beribadah itu bukanlah ritual semata, tetapi sosial juga. "Setelah selesai engkau sholat (berdzikir) bertebaranlah engkau untuk mencari rejeki Alloh" (kalau tidak salah dalam Surat Qur'an Al Jumu'ah). Nah, sholat itu ibadah ritual yang diperintahkan, dan mencari rejeki itu juga ibadah sosial yang diperintahkan. Kemudian betapa banyak ayat-ayat Qur'an yang menyebutkan perintah untuk Sholat, berdzikir, mencari rejeki, membagi rejeki, menyedekahkan harta, memuliakan fakir miskin dan anak yatim. Itu semua gambaran dan penjelasan dari "Wa maa kholaqtul jinna wal innsaa ilaa liya'budun" (dan tiada Ku-ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepadaku). Semua adalah ibadah. hidup kita ini adalah ibadah, baik ritual dan sosial.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-887289863642969301?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/887289863642969301/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=887289863642969301' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/887289863642969301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/887289863642969301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2008/06/derajat-pengetahuan.html' title='Derajat Pengetahuan'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-1864765678755950999</id><published>2008-06-01T21:35:00.000-07:00</published><updated>2008-06-01T21:42:44.247-07:00</updated><title type='text'>Qolbul Muslim Baitulloh</title><content type='html'>Qolbul Muslim Baitulloh&lt;br /&gt;Ada hadits Nabi Muhammad s.a.w, kurang lebih bunyinya (maaf redaksionalnya saya tidak hafal), "Ada segumpal darah dalam tubuh manusia, bila baik maka baiklah seluruhnya, bila rusak maka rusaklah seluruhnya. Dialah hati (qolbu)." Dalam kitab Ihya Ulumuddin-nya Al Ghozali, Qolbu itu adalah segumpal darah yang terletak di dalam dada sebelah kiri. Dalam ilmu kedokteran disebut jantung. Masih menurut ilmu kedokteran, jantung itulah pusat kehidupan. Dia bertugas memompa darah sebagai bahan hidup ke seluruh tubuh. Dalam bilik jantung itulah ada segumpal darah hitam yang setiap saat karena berputar dan panas menimbulkan uap yang memberi daya hidup pada badan. Uap itulah yang disebut nyawa yang beredar ke seluruh tubuh. Bila jantung berhenti, nyawa pun berhenti. Jasad pun disebut mati atau tidak ada nyawanya. Itu makna menurut ilmu kedokteran.&lt;br /&gt;Menurut ilmu agama, manusia terdiri dari jasmani dan rohani. Jasmani itu badan wadag. Dan rohani adalah badan halus yang tidak kasad mata.&lt;br /&gt;Kalau kita renungkan, mungkin saja segumpal darah itulah yang dinamakan qolbu (jantung) secara jasmani. Sedangkan secara rohani, Qolbu (hati) yang dimaksud adalah suatu dzat (entitas tersembunyi) yang mempengaruhi amal dan perbuatan manusia, baik lahir maupun batin. "Jika qolbu itu baik maka baiklah seluruh amalannya sedangkan bila qolbu itu rusak maka rusaklah amal seluruhnya," begitulah maksud hadis Nabi S.a.w tersebut.&lt;br /&gt;Sebagaimana jantung sebagai pusat hidupnya badan, dan bersemayamnya nyawa. Maka qolbu menjadi tempat bersemayamnya dzat hidup manusia yang tersembunyi yang disebut Rohani. Qolbu inilah yang sebenarnya yang mempunyai kehidupan seluruh badan. Dialah pusat pengatur semua amal lahir maupun batin. Dialah dzat halus yang merajai badan wadag (lahir) dan sebagai badan halus (rohani). Mengenai bagaimana dzatnya, itu termasuk rahasia Alloh. "Katakanlah (Muhammad) bahwa roh itu urusan Tuhanku dan manusia itu diciptakan dengan ilmu yang sedikit," begitu bunyi salah satu ayat Al Qur'an yang menerangkan tentang Roh.&lt;br /&gt;Baiklah, ringkasnya, Qolbu itu tempat dzat halus/rahasia yang memberi daya kehidupan manusia. Qolbu itu menjadi tempat yang penting karena di sana menjadi tempat turunya informasi/ilham. Dalam Ihya Ulumuddin, ada hadits, "Kalau saja hati manusia itu bersih dari syaiton, niscaya ia akan melihat rahasia langit." Dari hadits itu nyatalah bahwa hati itu tempat yang penting, yang mampu menerima informasi/ilham. Baik informasi dari malaikat maupun dari syaiton.&lt;br /&gt;Nah, kita sekarang menyadari bahwa hati itulah tempat yang sangat penting. Bahkan ada hadits yang menyebutkan, "Qolbul muslim baitulloh" (Hati orang muslim itu baitulloh), "Hati yang bersih dan lembut itu kesukaan Alloh". Hati itu menjadi tempat bertempurnya kebaikan dan keburukan, tempat berperangnya kehendak baik dan kehendak jahat. Itulah yang dimaksud "Jihadul akbar" (perang besar). Perang yang selalu terjadi sampai salah satunya menang dan tetap. Baik atau buruk! Selamat atau celaka! Surga atau neraka! Semua itu berpokok pada hati.&lt;br /&gt;Menyitir lagunya AA Gym.."Jagalah hati jangan kau kotori, jagalah hati cahaya ilahi.." Perjuangan yang besar adalah menjaga hati agar selalu dalam keadaan memenangkan kebaikan. Menjaga kesadaran ilahiah (ketuhanan). Jangan sampai menjadi hati yang terbalik dan jauh dari kebenaran (itu hati orang kafir). Menjaga kebersihan hati agar mampu menerima Nur dari Alloh. Jauh dari kegelapan..Agar mencapai pencerahan dan memberi pencerahan! Subhanalloh, Alhamdulilah.....laa ilaha ilaa anta, subhanaka ini kuntuminadhdholimin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-1864765678755950999?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/1864765678755950999/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=1864765678755950999' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/1864765678755950999'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/1864765678755950999'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2008/06/qolbul-muslim-baitulloh.html' title='Qolbul Muslim Baitulloh'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-7652748912995811492</id><published>2008-04-08T22:20:00.000-07:00</published><updated>2008-04-08T22:50:39.672-07:00</updated><title type='text'>Taqwa itu....</title><content type='html'>Sering kita dengar..."Bertaqwalah kamu kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa". Bila melakukan dengan sungguh-sungguh yang namanya "taqwa", akan mencapai derajat "Muttaqin". Lalau, apakah taqwa itu?&lt;br /&gt;Ada yang mengartikan, taqwa itu menjauhi semua larangan Allah dan melaksanakan semua perintah Allah. Mengapa demikian? Bagaimana bisa demikian?&lt;br /&gt;Taqwa, merupakan kata yang menyederhanakan "melaksanakan perintah dan menjauhi larangan." Lalu bagaimana bisa, satu kata mewakili dua kalimat yang menjadi perintah bagi orang Islam?&lt;br /&gt;Bagaimana bila, "taqwa" itu terdiri dari tiga (3) kata: Tawadu', Qona'ah, Wiro'i. Cocok apa tidak? Tentunya sah-sah saja bila demikian.&lt;br /&gt;Tawadu' artinya, hormat benar-benar. Bila benar-benar hormat, ketika ada panggilan sholat segera melaksanakan, bila ada perintah puasa segera berpuasa. Bila dilarang ya tidak akan melanggar. Mendekatipun tidak. Intinya penghormatan, ya sikap tawadu' itu.&lt;br /&gt;Qona'ah artinya menerima segela ketentuan Allah dengan syukur. Bila syukur, nikmat ber tambah. Bila kufur derita bertambah. Intinya, pasrah dan ikhlas dan syukur.&lt;br /&gt;Wiro'i artinya, berhati-hati dalam setiap urusan. Makan ya hati-hati, hanya memakan makanan yang jelas asal dan hukumnya. Tidak bermegah-megahan dalam setiap urusan.&lt;br /&gt;Maka, "taqwa" itu, satu kata yang mewakili akhlaq hamba kepada Tuannya. Mewakili sikap hamba yang benar-benar terhadap Tuhannya. Itulah, pemahaman taqwa. Tiga kata di atas, semoga bisa menjelaskan makna TAQWA&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-7652748912995811492?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/7652748912995811492/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=7652748912995811492' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/7652748912995811492'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/7652748912995811492'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2008/04/taqwa-itu.html' title='Taqwa itu....'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-4141772627996911079</id><published>2008-04-03T02:08:00.000-07:00</published><updated>2008-04-03T02:57:52.788-07:00</updated><title type='text'>Sombong itu selendang Alloh</title><content type='html'>Suatu ketika, saya merasa mengalami penghinaan. Mendongkol sekali rasanya. Telinga yang menjadi pintu Amarah, terasa panas, dada pun demikian, api nafsu bergolak, melahirkan asap hitam yang menutupi kejernihan akal pikir. Saya pun marah, membalas penghinaan dan sekaligus mengatasinya dengan kesombongan.........&lt;br /&gt;Namun teringat saya pada sebuah cerita, ada seorang alim, mempunyai murid banyak lagi terhormat. Menyatakan ingin belajar kebijaksaan dari Syaikh Abu Yazid Al Bustomi, ra. Namun, Sang Syaikh mengajukan syarat untuk belajar hikmah darinya. Disuruhnya, orang alim itu berganti pakaian lusuh, membawa seekor anjing, dan menghina dirinya sendiri di perempatan jalan yang ramai...tentunya orang alim itu menolak. "Katanya, bagaimana bisa aku menghinakan diriku sedemikian rupa!" tapi begitulah syaratnya. Karena dia menolak, Sang Syaikh pun menolak mengajarinya hikmah...ilmu ini tidak bisa dipelajari selama engkau masih terpenjara keangkuhan dan keterpujian diri. Pergilah!...teringat juga saya pada kisah iblis yang terlaknat. Iblis menolak perintah Alloh untuk tunduk kepada Adam, As. Dia termasuk dalam kaum sombong lagi tersesat. Alloh pun mengutuknya, tersesat selama-lamanya karena kesombongannya...dan saya teringat kata-kata, jangan kau sombong, karena sombong itu selendang Alloh, kalau kau pakai kau lancang dan tidak tawadu' kepada Alloh. Kalau sombong dan takabur, pantaslah seperti iblis!....&lt;br /&gt;Betapa saya menyesal dan berusaha mengobati luka hati dengan air yang diberikan olah Al Qofurrur Rohim...&lt;em&gt;astaqfirulloh, astaqfirulloh...Robbi inni dholamtu nafsi, faqfirlii dzunubi...astaqfirulloh, astaqfirulloh&lt;/em&gt;...aku berharap mendapat terang, seperti Nabi Yunus waktu terkurung dalam gelap di dalam perut ikan Nus...&lt;em&gt;Laa ilaha ila Anta, Subhanaka inni kuntu minadzdzolimin&lt;/em&gt;...setiap teringat, pedih rasa hati ini, setiap teringat kelancangan hamba yang hina ini. Setiap saat pula aku siram luka hati dengan air segar dari Sang Maha Kasih, Alloh al Qofurrur Rohim...&lt;em&gt;Robbi inni dholamtu nafsi, faqfirli Dzunubi...Yaa Rohman Yaa Rohiim&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-4141772627996911079?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/4141772627996911079/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=4141772627996911079' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/4141772627996911079'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/4141772627996911079'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2008/04/sombong-itu-selendang-alloh.html' title='Sombong itu selendang Alloh'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-4263151793205638667</id><published>2008-03-03T19:14:00.000-08:00</published><updated>2008-03-03T19:16:17.400-08:00</updated><title type='text'>Kita Tidak Sendirian</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Pernahkah Anda merasa kesepian? Atau pernahkah Anda merasa hampa? Tidak tahu mau apa? Atau tidak menemukan apa sebenarnya yang Anda mau? Saya tentu akan memperoleh jawaban YA atau TIDAK! Saya pun mempunyai dua jawaban itu YA dan TIDAK. Ambigu tentunya...ya..kita manusia itu makhluk yang ambigu (sering mendua dan tidak jelas). Saya memang sering dihadapkan pada dua pilihan yang sulit, tiga atau empat bahkan. Dan saya harus menjawabnya satu persatu, tak jarang saya harus menjawabnya bersama-sama dengan satu jawaban. Padahal saya tahu, jawaban yang diminta dari semua pertanyaan itu adalah kebahagiaan.&lt;br /&gt;Dalam mendapatkan pertanyaan tersebut, saya sering merasa kesepian. Saya merasa hampa, tidak tahu harus bagaimana..padahal saya tahu, jawaban dari persoalan itu adalah kebahagiaan. Aneh, ya? Bila anda sedih tentunya jawaban dari kesedihan itu adalah kebahagiaan. Bila anda sengsara, jawaban dari kesengsaraan itu adalah kebahagiaan. Sebenarnya, dari banyak persoalan yang kita hadapi, jawabannya hanyalah kebahagiaan saja, titik. Anda tentu menyoal..yang menyengsarakan itu jalan memperoleh kebahagiaan itu. Bukan kebahagiaan itu sendiri.&lt;br /&gt;Saya, sering lupa...bahwa kehendak kita belum tentu sesuai dengan kehendak Allah. Keinginan kita belum tentu sesuai dengan keinginan Alloh...saya sering merasa menderita, padahal Alloh lah yang mempunyai kekuatan...La haula wa la Quwata ila billah...sebenarnya kita ini tidak berdaya apa-apa...Bila kita mendengar panggilan..Hayya alaal falaah (mari menuju kemenangan/kebahagiaan), jawabnya tentu..Laa haula wa laa Quwata ila billah..itu sebenarnya mengingatkan kita, bahwa kebahagiaan itu bisa diraih dengan daya dan upaya pemberiaan Alloh. Saya sering lupa...astaqfirulloh...bahwa sebenarnya kita berada pada garis takdir. Apapun usaha kita, jalan kita adalah menghampiri takdir. Sekuat apapun kita meronta selama kita seperti ikan yang sadar bahwa hidupnya di dalam gelombang lautan, kita akan tetap merasa nyaman. Kalau kita ikan yang berada di daratan, meronta atau pun tidak tentunya ikan itu akan mati. Karena ikan itu tidak bisa hidup di tanah yang kering. Subhanalloh...Alhamdulillah, kita masih berada dalam lautan takdir Yang Maha Kuasa.&lt;br /&gt;Bila kita ini ikan yang hidup di lautan, tentunya kita sadar bahwa hidup kita diliputi air. Jika kita lupa bahwa kita adalah ikan, maka kita akan gelagapan ketika menyadari bahwa kita berada dalam lautan. Kita akan ketakutan. Kita manusia yang dilahirkan di muka bumi ini dengan penuh kesusah payahan..sebenaranya wajar bila kita akrab dengan yang namanya susah dan payah...kita terima saja hidup kita yang dilingkupi masalah..Bila kita dengan berani dan ikhlas menjalaninya, tentu akan datang pertolongan Alloh..Alloh Maha Menepati Janji..carilah ayat-ayat-Nya yang membuat kita merasa nyaman dan terhibur. Al Qur'an diturunkan kepada ummat Muhammad SAW sebagai teman setia..yang dengan jujur memberitakan kesusahan dan kegembiraan.&lt;br /&gt;Nah, ternyata kita tidak sendirian. Alloh menemani kita dalam menjalani hidup di dunia ini dan menjawab persoalan-persoalannya. La tahzan wala takhof, jangan kuatir dan jangan takut, yakinlah inaalloha maa anna, Alloh bersama kita. Kita hanya diminta meyakini itu...yakin...yakin dengan sebenar-benarnya yakin. Bagaimana kita bisa menghilangkan kesedihan, kekuatiran dan ketakutan menghadapi hidup di dunia masalah jika tidak yakin bahwa kita sebenarnya diperhatikan Alloh...Mari kita baca surat..Wa duhha..Alloh sebenarnya tidak meninggalkan kita..mungkin Alloh sedang menguji keyakinan kita. Karena Alloh mendidik kita agar YAKIN. Alloh sangat perhatian kepada kita, dengan diturunkannya petunjuk Al Qur'an dan Nabi SAW sebagai uswah khasanah. Subhanalloh...Alhamdulillah...Astaghfirulloh&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-4263151793205638667?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/4263151793205638667/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=4263151793205638667' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/4263151793205638667'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/4263151793205638667'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2008/03/kita-tidak-sendirian.html' title='Kita Tidak Sendirian'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-4611351993276415469</id><published>2008-02-10T18:54:00.000-08:00</published><updated>2008-02-10T19:16:34.540-08:00</updated><title type='text'>Hidup Dalam Bahaya</title><content type='html'>Pernahkah anda menyadari di bawah kita, di dalam bumi terdapat api yang bergejolak. Api yang panasnya berlipat-lipat dari api kompor anda. Di bawah kita terdapat sungai-sungai yang beliku-liku panjangnya. Di bawah kita tersimpan air dalam kantung-kantung bawah tanah. Bagaimana bila sewaktu-waktu api di dalam perut bumi itu keluar? Bagaimana jika sungai-sungai dan kantung-kantung air di bawah tanah itu jebol?&lt;br /&gt;Pernahkah anda menghitung berapa ribu galon air yang ada di awan? Berapa miliar batu-batu di angkasa di atas kita? Yang sewaktu waktu bisa jatuh menimpa kita. Berapa ribu volt listrik yang tersimpan di awan mendung? Betapa kuatnya tenaga angin bila ia bertiup kencang, menumbangkan pohon dan  bangunan...nah, kita ternyata begitu dekat dengan bahaya. Bahaya tersimpan di bawah kita. Bahaya tergantung di atas kita.&lt;br /&gt;Subhanalloh...Alhamdulillah...semua itu masih berjalan normal dalam hukum alam. Tapi semua ketakutan dan bahaya itu mungkin saja terjadi sewaktu-waktu. Bila hukum alam sudah tidak terjaga. Siapa yang menjaga? Siapa lagi kalau bukan kita..&lt;br /&gt;Kita manusia, adalah makhluk yang dikaruniai akal dan budi, untuk hidup di dalam alam ini. Kita di alam ini bertugas mengatur hidup kita dan mengatur alam lingkungan supaya selaras. Karena kitalah yang harus mengatur...makhluk lain tidak punya kewenangan mengatur. Mereka hanya menjalankan naluri mereka, tanpa akal dan budi. Manusialah pelaksana dan penjaga hukum alam. Tetapi kita tidak sadar juga...bahwa ternyata kita lebih sering membahayakan hidup kita sendiri. Menambang pasir tanpa perhitungan kerusakan, menebang hutan tanpa mengganti pohon yang ditebang, mengebor perut bumi dan mengambil material di dalammya. Membangun bangunan beton tanpa penghijauan hutan kota. Meruahnya kendaraan dengan gas buang yang semakin banyak. Nah, ternyata kita sendiri yang membahayakan hidup kita..Subhanalloh..alhamdulillah..astaqfirulloh&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-4611351993276415469?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/4611351993276415469/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=4611351993276415469' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/4611351993276415469'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/4611351993276415469'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2008/02/hidup-dalam-bahaya.html' title='Hidup Dalam Bahaya'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-2883073348708485999</id><published>2008-02-08T00:37:00.000-08:00</published><updated>2008-02-11T23:41:51.009-08:00</updated><title type='text'>Hablum Minalloh wa Hablum Minannas, Mana Yang Tersulit?</title><content type='html'>Kalau orang mau, berhubungan dengan Alloh sangatlah mudah, Insya Alloh..karena dalam Al Qur'an..Alloh itu dekat dan menjawab doa-doa hambanya..dalam hadis qudsi..Alloh itu mengikuti prasangka hamba-hambanya (kurang lebih begitu, saya tidak seberapa hafal bunyinya dalam lafal Arab). Alloh sendiri menerangkan dalam Al Qur'an bahwa Dialah Dzat yang mempunyai sifat dan 99 nama-nama yang indah (Asma'ul Husna) yang dengan nama-nama itu kita diperintah untuk berdoa dan meminta. Alloh itu Maha Benar dan Maha Menepati janji. &lt;br /&gt;Dia maha Kasih dan Maha Sayang. Dia Maha Pemurah dan Maha Sabar. Dia Maha Mengamankan dan Maha Melindungi.&lt;br /&gt;Tentunya masih banyak nama dan sifat yang melekat pada Alloh untuk bisa dikenali. Berdzikir dengan menyebut-nyebut nama Alloh adalah salah satu cara untuk mendekatinya. Sangat mudah mendekati Alloh...Insya Alloh! La haula wa la quwwata ila billah...&lt;br /&gt;Mengenal manusia sunguhlah sulit..karena manusia mempunyai tempat persembunyian yang tidak bisa dikenal oleh manusia lain. Namanya, hati. Ada pepatah "dalam sumur bisa dikira, dalamnya hati siapa tahu" begitulah. Manusia mempunyai hiasan akal dan nafsu-nafsu sebagai kelengkapan hidupnya. Itu yang membuatnya berbeda dari Malaikat, Iblis, Hewan dan Tumbuhan. &lt;br /&gt;Dengan segala atribut manusia itu, ternyata lebih sulit berhubungan dengan sesama manusia. Manusia mudah sekali tersinggung. Manusia mudah sekali gegabah dalam meniali orang. Manusia itu dilengkapi dengan perasaan curiga. Nyaman dan tidak nyaman. Manusia itu mempunyai nafsu serakah, tamak, ujub, riya dan segala hasil dari nafsu-nafsu. (yang bila tidak dididik tentunya hanya menghasilkan sifat-sifat tercela).&lt;br /&gt;Apakah anda pernah merasa curiga? Apakah anda pernah tersinggung? Apakah anda pernah marah? Apakah anda pernah membenci? Apakah anda pernah mencintai? Apakah anda pernah kecewa? Karena apa anda begitu? Tentunya..karena anda berusaha atau berinteraksi dengan manusia lainnya. Hasilnya...kalau tidak sesuai akan lahir perasaan-perasaan negatif. Kalau sesuai tentunya akan menimbulkan perasaan positif. Nah, untuk berhubungan dengan manusia lain kita haruslah bersiap-siap menghadapi kebaikan maupun keburukan. Rumit juga!&lt;br /&gt;Bandingkan dengan berhubungan dengan Alloh, yang mudah memaafkan dan sangat sabar. Semua kesalahan kepada Alloh akan dimaafkan andai manusia mau memintanya dengan kerendahan hati. Tetapi kesalahan kepada manusia? Meski kita sudah memohon maafpun..kalau manusia lain itu mendendam, tentu sangat sulit mendapat maaf. Subhanalloh, Alhamdulillah, Astaghfiruloh...Allohlah yang Maha Tahu, Dia mengetahui apa yang tersembunyi dalam hati manusia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-2883073348708485999?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/2883073348708485999/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=2883073348708485999' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/2883073348708485999'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/2883073348708485999'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2008/02/hablum-minalloh-wa-hablum-minannas-mana.html' title='Hablum Minalloh wa Hablum Minannas, Mana Yang Tersulit?'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-6793253456273488686</id><published>2008-01-28T19:06:00.000-08:00</published><updated>2008-01-28T19:49:53.475-08:00</updated><title type='text'>Dua Pintu Tiga Periode</title><content type='html'>Nabi Sulaiman as. pernah diberi pertanyaan untuk menguji kepantasan dia dalam menggantikan Nabi Dawud as. Pertanyaan itu adalah wasiat Nabi Dawud untuk mencari pemimpin yang tepat. Pertanyaan itu juga untuk  pemuka-pemuka bani Israel. Namun hanya Nabi Sulaiman as. yang mampu menjawab pertanyaan itu atas pertolongan Alloh. Pertanyaan tersebut adalah; Apa yang dijauhi oleh manusia tanpa bisa kembali? Apa yang dilalui manusia dikejar manusia tetapi dia semakin menjauh darinya, meski manusia menginginkan tetap disana? dan Apa yang didekati manusia tanpa bisa menjauh sedikitpun? (Begitulah kira-kira pertanyaannya, mungkin para alim ulama pernah mendengar kisah ini. Saya pun mendengarnya dari guru saya...dan sekarang saya sampaikan dengan keterbatasan atas pemahaman saya).&lt;br /&gt;Sulaiman yang bijaksana menjawab yang dijauhi manusia tanpa bisa kembali adalah umur. Manusia setiap hari, dari lahir dan tumbuh dewasa dia berkembang semakin jauh dari kelahiran dan masa muda. Betapa orang menginginkan dia tidak akan bisa bertahan untuk awet muda atau semakin muda, yang terjadi adalah setiap hari bertambah jauh dari kemudaan atau lazim disebut semakin tua.&lt;br /&gt;Kemudian yang dilalui manusia, dikejar tetapi semakin jauh ditinggalkan adalah dunia. Setiap hari manusia itu berjalan semakin jauh dari dunia. Bahkan meski dikejar-kejar dunia itu akan semakin jauh dari tangkapan. Mau tidak mau, dunia itu sebenarnya berada di belakang kita sesuai urutan waktu yang semakin bertambah. Kalau kita mengejarnya, kita menjadi orang yang keblinger. Kita akan mengangankan berjalan terbalik ke belakang.&lt;br /&gt;Padahal seharusnya kita berjalan ke depan. Menuju sesuatu yang didekati tanpa bisa menjauh sedikitpun darinya. meskipun kita mau dan ingin menjauh darinya, tetapi kita tidak bisa menjauh darinya. Itulah alam akhirat, yang akan dimasuki manusia melewati kematiannya. Jadi manusia itu mau tidak mau akan mengalami mati untuk memasuki alam yang disebut sebagi alam akhirat yang kekal tidak tergantung waktu kecuali atas kehendak Alloh yang menguasai waktu.&lt;br /&gt;Nah, dari uraian di atas bisa disimpulkan, juga sesuai dengan kabar-kabar yang disampaikan para nabi dalam kitab-kitab suci. Bahwa manusia itu melewati tiga periode kehidupan. Yaitu, periode ketika belum mengenal kehidupan (Alam Arwah), kemudian lahir kedunia (Alam Dunia), dan terakhir memasuki alam akhirat (Hari Akhir). Tiga periode kehidupan manusia itu selalu hanya melewati dua pintu, yaitu pintu kelahiran dan pintu kematian. Subhanalloh, alhamdulillah, astaqfirulloh...salam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-6793253456273488686?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/6793253456273488686/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=6793253456273488686' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/6793253456273488686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/6793253456273488686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2008/01/dua-pintu-tiga-periode.html' title='Dua Pintu Tiga Periode'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-1943740593198335126</id><published>2008-01-16T19:01:00.000-08:00</published><updated>2008-01-16T19:32:35.903-08:00</updated><title type='text'>Menjadi Santri</title><content type='html'>Bila semua orang menjadi santri, tentunya dunia ini aman sentosa. Tunggu dulu, jangan membayangkan dunia ini penuh dengan orang yang memakai sarung dan kopyah (peci). Merujuk guru saya..Santri itu adalah tiga pokok nilai yang dipegang teguh oleh seorang manusia (insan). Santri atau Insan (bahasa Arab) dan Tri ( tiga) (bahasa Sansekerta) atau seorang manusia yang mempunyai tiga nilai pokok.&lt;br /&gt;Apakah nilai pokok yang tiga itu..yaitu;  BERBAKTI KEPADA ALLOH,  BERBAKTI KEPADA SESAMA MANUSIA dan  BERBAKTI KEPADA ALAM SEMESTA. Berbakti kepada Alloh adalah pelaksanaan nilai keimanan, patuh kepada Tuhannya alam semesta dan seisinya. (Hablumminalloh)&lt;br /&gt;Berbakti kepada manusia adalah menjaga hubungan saling menghormati antar sesama manusia baik seiman atau tidak seiman. Semua menjaga ukhuwah kemanusian dengan kesadaran bahwa semua manusia adalah makhluk tuhan yang mendiami dunia ini bersama dan hidup berdampingan. (Hablumminannas)&lt;br /&gt;Berbakti kepada alam semesta adalah menjaga kelangsungan ekosistem yang ada di muka bumi. Tidak merusak alam dan lingkungan. Tidak mencemari dan tidak mengekploitasi secara berlebihan. (Tidak membuat kerusakan di muka bumi).&lt;br /&gt;Bila kebanyakan orang menjadi atau berusaha meraih tiga nilai pokok itu, tentunya terwujudlah negeri yang aman, adil dan makmur dan tetap dalam penjagaan Alloh Tuhan Semasta Alam Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang….”Robbij’al hadza baladan aminna, warzuq ‘ahlahu minnasysyamarot man amana minhum billahi wal yaumil akhir” itulah doa nabi Ibrohim as. untuk negerinya. Mari kita berdoa kepada Alloh untuk negeri kita…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-1943740593198335126?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/1943740593198335126/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=1943740593198335126' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/1943740593198335126'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/1943740593198335126'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2008/01/menjadi-santri.html' title='Menjadi Santri'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-4277952709083023975</id><published>2008-01-15T20:51:00.000-08:00</published><updated>2008-01-15T21:10:48.139-08:00</updated><title type='text'>Membangun Rumah Di Atas Air</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_l8Fl1Nl_aQY/R42O5C3_7MI/AAAAAAAAACY/c2ylC-E9THg/s1600-h/banjir+L+11.jpg"&gt;&lt;img src="http://bp2.blogger.com/_l8Fl1Nl_aQY/R42O5C3_7MI/AAAAAAAAACY/c2ylC-E9THg/s400/banjir+L+11.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5155934259084520642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ketika banjir melanda seperti ini...apakah yang kita pikirkan..apa yang menjadi koreksi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa rapuh rumah yang pondasinya terletak di atas gelombang. Terombang ambing kemana gelombang beriak. Terancam bahaya terguling dan tenggelam...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andaikan rumah-rumah itu hati kita...masihkah kita rela membangunnya di atas gelombang...setiap saat terancam tenggelam dalam banjir bandang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari memohon ketetapan hati kepada Yang Menguasai hati, Yang Menetapkan hati kita..."Yaa Muqolibal Qulub..tetapkan hati kami pada keimanan kepada-MU"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika engkau istiqomah di jalan-Ku yang lurus, maka akan Aku beri engkau air yang menyegarkan," (Q.S Al. Jin)...Subhanalloh...Alhamdulillah...Astaqfirulloh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto milik Den Bobi, http://www.fotopinggir.blogspot.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-4277952709083023975?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/4277952709083023975/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=4277952709083023975' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/4277952709083023975'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/4277952709083023975'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2008/01/membangun-rumah-di-atas-air.html' title='Membangun Rumah Di Atas Air'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_l8Fl1Nl_aQY/R42O5C3_7MI/AAAAAAAAACY/c2ylC-E9THg/s72-c/banjir+L+11.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-5972150847708675253</id><published>2008-01-07T20:39:00.000-08:00</published><updated>2008-01-07T20:41:31.911-08:00</updated><title type='text'>1429..Teruslah Berharap</title><content type='html'>Selamat tahun baru 1429 Hijriyah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di akhir tahun ini, negeri kita tak lekang dari bencana. Akankah tahun depan ini bencana akan reda dari negeri tercinta? Mungkinkah kita mencapai kehidupan yang lebih baik dari sekarang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah terlalu banyak kerusakan yang kita timbulkan. Namun kita tak juga menyadarinya. Entah mengapa? Apakah memang sudah demikian adanya, bahwa kerakusan manusia tak akan bisa reda tanpa penghalang yang kuat. Mungkin karena manusia tidaklah sanggup atau tidak mau menghalangi keserakahannya..kini alamlah yang bergerak untuk menghalangi sifat rakus manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas nama kesejahteraan keserakahan itu justru semakin tidak pernah puas. Karena manusia banyak yang merasa tidak sejahtera. Atas nama kemajuan, keserakahan itu malah memundurkan semua yang telah dicapai manusia tentang keluhuran budi pekerti. Atas nama teknologi, keserakahan itu telah menjadi semakin liar. Lalu..atas nama apa bencana melanda negeri ini, yang memporak-porandakan kehidupan manusianya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ribuan doa telah dipanjatkan..namun doa itu jauh dari harapan, apalagi dikabulkan. Dzikir akbar telah digelar, tetapi jauh dari kesadaran. Harapan pun tak kurang panjangnya, namun jauh dari keyakinan wujudnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara..sebelum berdoa mari kita koreksi diri kita masing-masing, mengapa doa kita tidak dikabulkan, mengapa bencana justru datang bertubi-tubi. Sebelum berdzikir, mari kita ingat-ingat, selama ini apa yang melalaikan kita dari dzikir. Sebelum berharap, sudahkah kita melakukan sesuatu yang membuat kita sampai pada keyakinan akan rahmat Alloh?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara..Hijrah adalah sebuah perjuangan untuk mewujudkan harapan. Dalam perjuangan itulah doa dan dzikir dipanjatkan dengan keyakinan. Hijrah juga berarti pertobatan, perpindahan dari keburukan menjadi baik. Dari keserakahan menuju syukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman, Hijrah dan Jihad…Yakin, Bergerak dan Berjuang untuk mencapainya..Doa atau harapan tanpa itu semua hanyalah angan-angan kosong belaka. Kalau kita yakin banjir akan terjadi kalau hutan gundul, mengapa tetap saja menggunduli hutan?  Kalau kita yakin banjir akan menyengsarakan kita, mengapa kita tidak berusaha untuk menjaga saluran air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita merindukan surga, mengapa tidak bergerak ke sana. Kalau kita merindukan ridho, mengapa tidak berjuang mencapainya. Kalau kita menginginkan kekasih mengapa tidak menyatakan cinta. Kalau kita merindukan Alloh mengapa tidak menghadapnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari terus berharap..semoga kita bisa memperbaiki diri. Jangan berhenti berharap…Karena putus harap kepada Alloh sama saja tidak mengakui Alloh…Kita hanya perlu berusaha menggapai harapan kita sesuai dengan syariatnya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-5972150847708675253?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/5972150847708675253/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=5972150847708675253' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/5972150847708675253'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/5972150847708675253'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2008/01/1429teruslah-berharap.html' title='1429..Teruslah Berharap'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-3656637028683094795</id><published>2007-12-23T19:43:00.000-08:00</published><updated>2007-12-23T19:45:55.927-08:00</updated><title type='text'>Melompati Logika Iblis dan Menjawab Kekuatiran Malaikat</title><content type='html'>Ketika Adam as. diciptakan, di kalangan makhluk lain, telah menimbulkan kontroversi. Iblis langsung menyatakan tidak sepakat ketika diperintah untuk bersujud kepada Adam as. Logika Iblis, Adam adalah makhluk baru yang diciptakan dari tanah. Sedangkan dia Ijajil diciptakan lebih dahulu dan dari api. Tentulah lebih mulia dia dari pada Adam as.&lt;br /&gt;Logika itu ternyata telah menutup kesadaran terhadap siapa yang telah menciptakan mereka. Logika itu telah membuat Iblis membangkang terhadap perintah Alloh Tuhan semesta alam. Parahnya, logika itu tidak mau runtuh meskipun dibuatkan perumpamaan-perumpamaan oleh Alloh. Sehingga Iblis terusir dari surga dan terlaknat selama-lamanya. Protesnya Iblis itu dilambari dengan amarah dan kesombongan atas logika bahwa dia adalah lebih mulia daripada Adam as.&lt;br /&gt;Malaikatpun protes, tetapi protes malaikat atas dasar kekuatiran rusaknya alam semesta. Dan bertanya, apakah tidak cukup malaikat saja yang menyembah Alloh? Tetapi malaikat adalah makhluk yang taat. Ketika dijawab oleh Alloh, “Aku lebih tahu daripada kalian.” Mereka pun tunduk dan bersujud.&lt;br /&gt;Untuk membuktikan bahwa Alloh lebih tahu (padahal Alloh itu Maha Tahu, tetapi makhluknyalah yang tidak mengerti) maka Alloh membuat semacam perlombaan. Malaikat diperintahkan menyebut nama benda-benda yang ada di muka bumi. Malaikat menjawab, dia tidak mengetahui apa-apa kecuali yang telah disebutkan oleh Alloh. Dan Adam, ketika diperintah menyebutkan nama benda-benda di bumi, dia menjawab dengan lancar. Karena Alloh telah meletakkan akal tempat ilmu pada manusia.&lt;br /&gt;Karena akal itulah, manusia bisa mengerti dan menampung ilmu yang diberikan oleh Alloh. Itu yang membuatnya lebih unggul daripada lain-lainnya. Dengan ilmu dan akal yang sempurna itu, manusia bisa menembus alam kesadaran bahwa dia adalah manusia yang telah disempurnakan dan dibekali dengan pengenalan terhadap Alloh Sang Pencipta. Dengan begitu manusia memperoleh kesempatan disebut sebagai insal kamil (manusia dengan kesadaran sempurna terhadap kemanuisaannya, dan kesadaran sebagai makhluk Alloh) yang pastinya tidak akan membuat kerusakan dimuka bumi seperti yang diuatirkan malaikat. Juga tidak akan membuat pemberontakan terhadap Tuhannya sehingga menjerumuskan manusia ke dalam golongan Iblis yang terlaknat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-3656637028683094795?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/3656637028683094795/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=3656637028683094795' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/3656637028683094795'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/3656637028683094795'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2007/12/melompati-logika-iblis-dan-menjawab.html' title='Melompati Logika Iblis dan Menjawab Kekuatiran Malaikat'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-3019290890188936839</id><published>2007-12-18T21:35:00.001-08:00</published><updated>2007-12-21T05:21:54.623-08:00</updated><title type='text'>Qurban Bukan Untuk Alloh</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Setiap tahun kita melaksanakan ibadah ritual yang bernama Qurban (Kurban). Ibadah ini mewajibkan bagi yang mampu utuk berkorban. (dalil di Al Qur'an.."...dirikanlah sholat dan berqurbanlah"). Maka ada yang mampu mengorbankan seekor sapi (kalau di Arab, mereka merasa lebih afdol jika menyembelih unta). Ada yang menyembelih kambing.&lt;br /&gt;Setiap umat sebenarnya telah diperintah untuk melaksanakan ritual pengorbanan (Qurban). Ingat kejadian dengan anak Adam, Habil dan Qobil? Mereka telah diperintahkan untuk mengorbankan hasil ladanganya berupa gandum dan buah-buahan, juga hewan-hewan ternak dan diletakkan di atas bukit. Mereka berlomba, persembahan siapakah yang akan diterima. Ternyata yang diterima adalah persembahan yang baik dan tidak ditambahi dengan niat selain untuk melaksanakan perintah Alloh.&lt;br /&gt;Kemudian yang menjadi contoh bagi umat islam adalah kejadian Ibrahim dan Ismail. Cerita ini sudahlah masyur. Banyak yang tahu cerita ketika Ibrahim mendapatkan perintah menyembelih putranya, Ismail.&lt;br /&gt;Ibrahim Kholilulloh as. itu sudah lama tidak mempunyai putra. Lalu lahirlah bayi, yang diberinya nama Ismail dari istrinya Hajar. Setiap hari ditimang-timangnya si mungil. Banyak waktu tercurah untuk anak terkasih. Sampailah datang perintah untuk menyembelih putranya.&lt;br /&gt;Betapa bingungnya Ibrahim menanggapi perintah itu. Dia yang selama ini mengabdi kepada Alloh, mendapat perintah yang membuat hatinya bimbang. Ibrahim diperintah untuk menyembelih Ismail. Tiga hari dia tidak melakukan perintah itu, dan selama itu pula perintah pengorbanan itu datang tiap malam dam mimpinya.&lt;br /&gt;Akhirnya dengan memantapkan hati, Ibrahim as. mendatangi Ismail dan mengutarakan perintah Tuhannya. Allohu Akbar...Ismail tidak menolak perintah itu dan meyakinkan ayahnya untuk mengutamakan perintah Alloh.&lt;br /&gt;Dalam perjalanan Ibrahim harus mengusir setan yang menghadang jalan dan membujuknya. Yang terkutuk itu mencegat Ibrahim sampai tiga kali. Setiap setan muncul di hadapannya, Ibrahim melemparinya dengan batu. Yang dalam ibadah haji..melempar jumroh itulah meniru tindakan Nabi Ibrahim mengusir setan yang membuat keraguan dan was-was.&lt;br /&gt;Sampai saatnya ketika hati sudah bulat dan perintah Tuhan adalah utama. Ismail bersedia disembelih. Belum sampai pisau menyentuh leher. Bersamaan dengan kebulatan tekad bapak anak itu, Tuhan menggantikan qurban itu dengan seekor gibas yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Qurban Bukan Untuk Alloh&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah…daging kurban itu tidak akan sampai kepada Alloh. Yang Maha Kaya tidak membutuhkan daging unta atau sapi atau kambing yang disembelih itu. Yang sampai kepada Alloh adalah niat dan ketulusan, mereka-mereka yang berkurban. Daging kurban tidak akan sampai kepada Tuhan. Tetapi ibadah Kurban menjadi jalan untuk Taqorub Ilalloh…mendekatkan diri kepada Alloh. Keridlo’an nafsi yang berkurban akan mendatangkan ridlo Alloh.&lt;br /&gt;Kurban bermakna kalahnya cinta dunia (cinta selain Alloh) oleh Cinta Kepada Alloh. Lihat saja…Alloh menguji kecintaan Ibrahim kepada Alloh. Sehingga Alloh memerintahkan Ibrahim untuk mengorbankan Ismail. Ternyata Ibrahim dan Ismail lebih memilih Alloh daripada kecintaan mereka bapak dan anak. Alloh Maha Mencintai. Cinta Alloh murni. Sungguh tidak mungkin bercampur dengan cinta-cinta selainnya.&lt;br /&gt;Inti ibadah kurban adalah…mengalahkan cinta dunia. Jika engkau mencintai hartamu, sedekahkanlah sampai datangnya kerelaan. Jika engkau mencintai keluargamu, didik dan selamatkanlah dari api neraka. Berkurbanlah dan bersihkan hatimu dari cinta-cinta dunia.&lt;br /&gt;Nah…ternyata berkurban itu untuk kebaikan diri sendiri. Mendidik diri untuk tidak mencintai dunia. Berkurban sebanyak kemampuannya di bidang apa saja untuk mendekatkan diri kepada Alloh. Itu hakekat ibadah kurban yang dilaksanakan setahun sekali. Ibadah ini ibarat sebuah terminal atau cek poin..sudahkah hari-hari kita dilaksanakan kurban?&lt;br /&gt;Dan yang penting selain ibadah ritual, Ibadah Kurban juga mengandung ibadah sosial. Dengan Qurban semua lapisan masyarakat bisa menyatu dan bersukacita bersama. Pada hari itu semua orang bisa menikmati daging yang mungkin bagi sebagian yang lain merupakan makanan mewah. Dengan daging kurban kita bisa menjalin silaturomi antara yang kaya dan yang miskin. Kita bisa membagi cinta kepada mereka yang setahun lalu tidak terperhatikan. Qurban itu ibadah dua dimensi, Transendental dan Sosial. Inilah wujud Hablum minalloh dan hablum minannas …menjalin hubungan dengan Alloh dan menjalin hubungan dengan sesame manusia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-3019290890188936839?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/3019290890188936839/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=3019290890188936839' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/3019290890188936839'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/3019290890188936839'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2007/12/qurban-bukan-untuk-alloh.html' title='Qurban Bukan Untuk Alloh'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-567136255219352843</id><published>2007-12-06T20:17:00.001-08:00</published><updated>2007-12-06T23:23:26.717-08:00</updated><title type='text'>Keinginan dan Kebahagiaan</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;Siapa tidak ingin bahagia? Siapa saja tentunya ingin hidup dalam kebahagiaan selama-lamanya. Bahkan banyak manusia yang ingin kebahagiaan itu kekal. Ada sering kita dengar pernyataan, "enaknya muda kaya raya, tua foya-foya, mati masuk surga." Pernyataan itu mungkin gambaran dari keinginan orang yang terlalu lama berada dalam penderitaan. Atau hanya angan-angan kosong dari pemimpi yang paling malas. Atau sebuah cita-cita dari orang yang akan menjalani hidupnya dengan penuh semangat.&lt;br /&gt;Orang yang terlalu lama berada dalam kesulitan tentunya yang ada di benaknya adalah keinginan untuk mendapatkan kemudahan dan kenyamanan hidup. Mereka berada dalam kesulitan karena berusaha meraih kebahagian hidup yang dia inginkan. Seorang yang malas akan merasakan sakitnya ketika angan-angannya untuk hidup enak dan bahagia harus terbentur kenyataan bahwa dia harus bekerja keras untuk mewujudkan mimpinya itu. Dan mereka yang penuh semangat pastilah mempunyai kesadaran bahwa apa yang dia inginkan tidaklah lantas terwujud begitu saja ketika diinginkan. Semua itu harus diraih dengan bekerja dan tak jarang sebuah kebahagiaan haruslah diraih dengan penderitaan. Semakin besar keinginan untuk bahagia semakin besar pula resiko untuk menderita.&lt;br /&gt;Lalu...apakah kita kita tidak boleh punya keinginan? Apakah kita tidak boleh bahagia? Apakah kita harus pesimis? Kalau kita tidak punya harapan tentunya kita akan semakin terpuruk.&lt;br /&gt;Lalu...berharaplah kepada Alloh. Mintalah kepada Alloh.."Mintalah kepadaku maka akan aku beri..dan sesungguhnya sesudah kesempitan itu ada kemudahan," itu janji Alloh. Ridholah terhadap semua yang dikehendaki Alloh. Tentunya Alloh akan ridho kepada kita...dan kita tidak akan merasa menderita. Salamun qoulamirrobbirrohim, begitulah Alloh yang Maha Kasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-567136255219352843?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/567136255219352843/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=567136255219352843' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/567136255219352843'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/567136255219352843'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2007/12/keinginan-dan-kebahagiaan.html' title='Keinginan dan Kebahagiaan'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-8581642683477175000</id><published>2007-12-05T19:14:00.000-08:00</published><updated>2007-12-05T19:19:01.912-08:00</updated><title type='text'>Riwayat Pembangunan Baitulloh Oleh Ibrahim dan Ismail</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Firman Allah, "Dan ingatlah ketika Ibrahim dan Ismail meninggikan fondasi Baitullah, sedang dia berkata, `Ya Tuhan kami, terimalah amal kami. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.'" Dahulu, ketika keduanya meninggikan fondasi, keduanya berdoa kepada Allah agar kiranya Dia menerima amalnya, sedang hatinya bergetar karena khawatir tidak akan diterima, sebagaimana Allah menuturkan keadaan kaum mukmin yang ikhlas dalam firman-Nya, "Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati bergetar" karena khawatir amalnya tidak diterima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari al-Bukhari rahimanullah dalam kitab Shahih-nya, dari Ibnu Abbas r.a., dia berkata, "Wanita pertama yang membuat ikat pinggang ialah ibunya Ismail. Dia membuatnya untuk (mengikat pakaian agar terjuntai ke tanah) agar menutupi jejak kakinya sehingga tak diketahui oleh Sarah. Kemudian Ibrahim membawa istri dan anaknya Ismail yang masih disusuinya. Ibrahim menempatkan istrinya dekat Baitullah di sisi pohon Dauhah, pada bagian atas sumur Zamzam dan Masjidil Haram menurut perkiraan sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat itu di Mekkah belum ada segelintir manusia pun dan tiada air. Ibrahim menempatkan keduanya di sana berikut sebuah tempat makanan berisi kurma dan tempat yang berisi air. Kemudian Ibrahim pun berlalu. Maka ibu Ismail mengikutinya sambil berkata, `Hai Ibrahim, hendak kemana? Engkau meninggalkan kami di lembah yang tiada teman atau apa pun.' Ibu Ismail memberondongnya dengan pertanyaan itu beberapa kali. Namun, Ibrahim tidak meliriknya. Ibu Ismail bertanya, `Apakah Allah telah menyuruhmu berbuat demikian?' Ibrahim menjawab, `Benar.' Ibu Ismail berkata, `Jika demikian, maka Dia tidak akan menelantarkan kami.' Kemudian, Ibu Ismail pun kembali ke tempat semula. Ibrahim melanjutkan langkahnya hingga sampai di Tsaniah di tempat istri dan anaknya tidak lagi dapat melihatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menghadapkan wajahnya ke Baitullah seraya mengangkat kedua tangannya sambil berdoa demikian, `Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebagian keturunanku di lembah yang tidak memiliki pepohonan, yaitu di sisi Rumah-Mu yang suci….mudah-mudahan mereka berterima kasih.' Kemudian ibu Ismail menyusui anaknya dan dia minum dari tempat persediaan air. Setelah air itu tandas, maka dia kehausan, demikian pula anaknya. Dia memperhatikan anaknya yang berguling-guling kehausan. Dia melengos karena tidak tega melihat anknya demikian. Maka dilihatnya bukit Shafa sebagai tempat yang paling dekat darinya. Dia berdiri di puncaknya sambil megarahkan pandangannya ke lembah dengan harapan melihat seseorang. Namun, dia tidak melihat seorangpun. Kemudian, dia turun dari Shafa. Ketika dia tiba di lembah, dia menyingsingkan kainnya lalu berjalan seperti orang tergesa-gesa hingga melintasi lembah tersebut. Kemudian dia menuju Marwah, lalu berdiri dipuncaknya dengan harapan dapat melihat seseorang. Tetapi dia tidak melihat seorang pun. Dia melakukan perbuatan demikian sebanyak tujuh kali."Ibnu Abbas berkata bahwa Nabi saw. bersabda, "Oleh karena itulah maka manusia bersa'i antara keduanya.""Ketika dia hampir tiba di Marwah, dia mendengar sebuah suara. Dia berkata, `Diam!' Maksudnya menenteramkan diri sendiri. Lalu dia mendengar lagi suara. Dia berkata, `Engkau telah memperdengarkan suara. Apakah kamu dapat menolong?' Tiba-tiba dia melihat malaikat dekat tempat bakal sumur Zamzam. Malaikat menggali tanah dengan tumitnya atau dengan sayapnya sehingga muncullah air. Maka Dia mulai membendung air dengan tangannya begini….Dia menciduk air ke tempatnya, kemudian air pun terus menyembur setelah diciduk"Ibnu Abbas berkata bahwa Nabi saw. bersabda. "Semoga Allah melimpahkan rahmat kepada Ibu Ismail. Jika dia membiarkan Zamzam, atau jika dia tidak menciduk airnya, niscaya Zamzam menjadi mata air yang mengalir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ibu Abbas berkata, `Kemudian dia minum lalu menyusui anaknya. Malaikat berkata kepadanya, `Kamu jangan khawatir akan disia-siakan karena di sana ada Baitullah yang akan dibangun kembali oleh anak ini dan bapaknya. Dan bahwa Allah tidak akan menelantarkan penduduknya.' Keadaan Baitullah itu lebih tinggi dari permukaan tanah. Ia seperti tonjolan tanah yang diterpa banjir sehingga mengikis bagian kiri dan kanannya. Kondisi Ibu Ismail terus berlanjut demikian sampai sekelompok Bani Jurhum atau sekelompok pengunjung Baitullah dari kalangan Bani Jurhum lewat di sana dari suatu jalan. Mereka turun ke lembah Mekkah dan melihat ada burung berputar di angkasa. Mereka berkata, `Burung itu pasti mengitari air. Kita yakin bahwa di lembah ini ada tempat air.'"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kemudian dia megirim satu atau dua orang utusan. Ternyata mereka menemukan air. Mereka kembali memberitahukan ihwal air. Maka mereka mendekatinya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Abbas berkata, "Saat itu Ibu Ismail berada di sekitar air. Mereka berkata kepadanya, `Apakah engkau megizinkan kami untuk tinggal di dekat airmu?' Dia menjawab, `Boleh saja. Namun kalian tidak berhak atas air ini.' Mereka menjawab, `Baiklah.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ibnu Abbas berkata, "Nabi bersabda, `Maka Ibu Ismail menerima mereka dengan baik karena dia ingin punya teman.' Mereka pun menetap dan mengirimkan utusan kepada warganya untuk tinggal bersama mereka di sana sehingga berdirilah beberapa rumah di sana. Sang bayi pun tumbuh menjadi pemuda. Dia belajar bahasa Arab dari mereka. Dia disayang dan disanjung oleh mereka. Setelah dia balig, mereka mengawinkannya dengan salah seorang perempuan dari suku mereka. Ibu Ismail pun meninggal. Setelah Ismail menikah, datanglah Ibrahim guna menengok keturunan yang dulu ditinggalkannya. Namun, dia tidak mendapatkan Ismail. Ibrahim bertanya kepada istri Ismail. Istrinya menjawab, `Dia sedang pergi mencari nafkah untuk kami.' Kemudian Ibrahim menanyakan ihwal penghidupan dan kesejahterannya. Istri Ibrahim menjawab, `Kami dalam kondisi yang buruk dan hidup dalam kesempitan dan kemiskinan.' Sang istri mengadu kepada Ibrahim. Ibrahim berkata, `Apabila suamimu datang, sampaikan salam saya kepadanya dan sampaikan pesan bahwa dia harus mengubah ambang pintunya.' Setelah Ismail datang, maka seolah-olah dia lupa akan sesuatu, kemudain bertanya, `Apakah tadi ada orang yang datang?' Si istri menjawab, `Ya, tadi ada orang tua begini….begini….datang. Dia bertanya kepadaku ihwal engkau, maka aku menceritakannya dan dia pun bertanya ihwal kehidupan kita, dan aku pun menceritakannya bahwa kita hidup dalam kepayahan dan kesusahan.' Ismail bertanya, `Apakah dia berpesan sesuatu kepadamu?' Istrinya menjawab, `Benar. Dia menyuruhku menyampaikan salamnya kepadamu dan menyuruhmu mengubah ambang pintu rumahmu.'Ismail berkata, `Dia adalah bapakku. Dia menyuruhku menceraikanmu. Maka kembalilah kamu kepada keluargamu.' Ismail menceraikannya, kemudian mengawini wanita lain dari Bani Jurhum."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ibrahim meninggalkan mereka selama beberapa waktu. Kemudian dia menjumpainya, namun tidak mendapatkan Ismail. Dia masuk ke rumah istrinya dan menanyakan ihwal dia. Si istri berkata, `Dia sedang pergi mencari nafkah untuk kami.' Ibrahim bertanya, `Bagaiman keadaan penghidupan dan kondisi kalian?' Si istri menjawab, `Kami baik-baik saja dan berkecukupan.' Si istri memuji kepada Allah Ta'ala. Ibrahim bertanya, `Apa yang kalian makan?' Si istri menjawab, `Daging' Ibrahim bertanya, `Apa yang kalian minum?' Si istri menjawab, `Air.' Ibrahim berkata, `Ya Allah, berkatilah mereka pada daging dan air.'"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi saw. bersabda, "pada saat itu, mereka belum memiliki makanan pokok berupa biji-bijian. Seandainya mereka punya, niscaya Ibrahim akan mendoakannya supaya biji-bijian itu diberkati."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi bersabda, "Daging dan air memang ada pada selain penduduk Mekkah, namun tidak cocok menjadi makanan pokok. Ibrahim berkata, `Apabila suamimu datang, sampaikanlah salamku kepadanya dan suruhlah dia menetapkan ambang pintu rumahnya.' Ketika Ismail datang, dia bertanya, `Apakah ada orang yang datang?' Si istri menjawab, `Ada seorang tua yang baik penampilannya (si istri memuji Ibrahim) dan dia menanyakan ihwalmu kepadaku, lalu aku pun menceritakannya. Dia bertanya kepadaku ihwal penghidupan kita , maka akupun menyampaikannya bahwa kehidupan kami baik-baik saja.' Ismail bertanya, ` Adakah dia pesan sesuatu kepadamu?' Si istri menjawab, `Dia menyampaikan salam kepadamu dan menyuruhmu untuk mengokohkan ambang pintu rumahmu.' Ismail berkata, `Dia adalah ayahku dan engkau merupakan ambang pintu itu. Dia menyuruhku untuk tetap mengawinimu.'"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kemudain Ibrahim meninggalkan mereka selama beberapa waktu. Seelah itu, dia datang lagi, sementara Ismail tengah meraut anak panah di bawah pohon Dauhah dekat sumur Zamzam. Ketika Ismail melihatnya, dia bangkit dan terjadilah adegan yang maklum terjadi antara anak dan ayahnya dan ayah dengan anaknya. Ibrahim berkata, `Hai Ismail, sesungguhnya Allah memberiku sebuah perintah.' Ismail berkata, `Lakukanlah apa yang diperintahkan oleh Tuhanmu.' Ibrahim berkata, `Apakah kamu akan membantuku?' Ismail menjawab, `Aku akan membantumu.' Ibrahim berkata, `Sesungguhnya Allah menyuruhku membuat suatu rumah di sana.' Ibrahim menunjuk ke tumpukan tanah yang lebih tinggi dari sekelilingnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Abbas berkata, "Pada saat itu keduanya meninggikan fondasi Baitullah. Ismail mulai mengangkut batu, sementara Ibrahim memasangnya. Setelah bangunan tinggi, Ismail datang membawa batu ini (yakni batu yang dipijak Ibrahim pada saat pembangunan Ka'bah sudah tinggi. Batu inilah yang disebut Maqam Ibrahim) untuk dijadikan pijakan oleh Ibrahim. Sementara Ibrahim memasang batu dan Ismail menyodorkannya, keduanya berdoa, `Ya Tuhan kami, terimalah amal kami. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi maha Mengetahui.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ibnu Abbas berkata, "maka keduanya terus menuntaskan pembangunan sekeliling Ka'bah sambil berkata, "ya Tuhan kami, terimalah amal kami. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Melihat.'"Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "&lt;br /&gt;Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang tawaf, yang iktikaf, yang rukuk dan yang sujud".Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berdoa: Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini negeri yang aman sentosa, dan berikanlah rezeki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman di antara mereka kepada Allah dan hari kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman: "Dan kepada orang yang kafir pun Aku beri kesenangan sementara, kemudian Aku paksa ia menjalani siksa neraka dan itulah seburuk-buruk tempat kembali".Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan (membina) fondasi-fondasi Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa): "Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) di antara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadah haji kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang." (Al-Baqarah, 125-128)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-8581642683477175000?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/8581642683477175000/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=8581642683477175000' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/8581642683477175000'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/8581642683477175000'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2007/12/riwayat-pembangunan-baitulloh-oleh.html' title='Riwayat Pembangunan Baitulloh Oleh Ibrahim dan Ismail'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-532084559538583943</id><published>2007-12-04T19:47:00.000-08:00</published><updated>2007-12-13T01:11:25.885-08:00</updated><title type='text'>Dzikir Kematian</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_l8Fl1Nl_aQY/R1YfnCin3jI/AAAAAAAAABs/ZT5KRdGQriI/s1600-h/Kuburanedit.jpg"&gt;&lt;img src="http://bp3.blogger.com/_l8Fl1Nl_aQY/R1YfnCin3jI/AAAAAAAAABs/ZT5KRdGQriI/s400/Kuburanedit.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5140330780247449138" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_l8Fl1Nl_aQY/R1YfnCin3jI/AAAAAAAAABs/ZT5KRdGQriI/s1600-h/Kuburanedit.jpg"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Foto milik Bambang http://photobank81.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-532084559538583943?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/532084559538583943/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=532084559538583943' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/532084559538583943'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/532084559538583943'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2007/12/dzikir-kematian.html' title='Dzikir Kematian'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_l8Fl1Nl_aQY/R1YfnCin3jI/AAAAAAAAABs/ZT5KRdGQriI/s72-c/Kuburanedit.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-2887480740806581331</id><published>2007-12-03T02:00:00.000-08:00</published><updated>2007-12-03T02:11:06.275-08:00</updated><title type='text'>Idul Qurban</title><content type='html'>Ingat kisah Ibrahim as. bersama putranya Ismail as.? Bagaimana seorang Ibrahim yang taat harus mengorbankan putranya yang tercinta. Sudah bertahun-tahun tak punya putra. Tetapi ketika putranya lahir dan mendapatkan limpahan cintanya, Tuhannya hendak memeintanya. Ibrahim harus memilih...cinta kepada putranya atau taat atas perintah Tuhannya.&lt;br /&gt;Ibrahim, ternyata benar-benar orang yang taat dan beriman. Dia rela mengorbankan anaknya demi perintah Tuhannya. Dan yang menakjubkan, Ismail rela untuk menjadi korban. Bahkan mendukung ayahnya.&lt;br /&gt;Allohu Akbar, Sang Maha Bijaksana itu telah mengganti putra Ibrahim dengan seekor kambing. Selamatlah Ismail dari tajamnya pisau. Mereka adalah dua insan yang saling cinta. Karena kecintaannya itulah Alloh pun mencintainya. Namun cintapun ternyata harus melalui ujian demikian. Subhanalloh..mahasuci Alloh di atas tiap-tiap ciptaannya.&lt;br /&gt;Sekarang...peristiwa itu menjadi perintah bagi orang-orang yang mampu untuk berkorban. Sebagai wujud tidak cinta dunia tetapi cinta Alloh. Tidak hanya itu, berkorban membersihkan hati dari cinta-cinta selain kepada Alloh. Dan bisa jadi, manusia haruslah mengorbankan nafsu kebinatangnya. Namun sepertinya tidak semudah itu...itu semua adalah perjuangan. Sebagaimana Ibrahim beerjuang mengalahkan cintanya dan memenangkan cintanya hanya kepada Alloh. Allohu Akbar..Allohu Akbar..walillahilhamdu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-2887480740806581331?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/2887480740806581331/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=2887480740806581331' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/2887480740806581331'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/2887480740806581331'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2007/12/idul-qurban.html' title='Idul Qurban'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-3628365831910928945</id><published>2007-11-28T01:19:00.000-08:00</published><updated>2007-11-28T01:45:52.549-08:00</updated><title type='text'>Ziarah Ke Tanah Haram</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;Berziarah, adalah pekerjaan mengunjungi suatu tempat yang menjadi kenangan. Dengan tujuan mengingat-ingat kembali peristiwa yang menyusun sejarah kita saat ini. Ketika kita berziarah ke makam leluhur, berarti kita seakan membuka album kenangan. Merangkai peristiwa apa saja yang pernah kita lalui bersama leluhur kita itu. Atau paling tidak merangkai informasi-informasi yang menjadi bentuk kehidupan kita saat ini.&lt;br /&gt;Bulan ini, setiap muslim yang mampu (secara finansial dan fisiknya) tengah berziarah ke tanah suci Mekkah. Suatu tempat yang menjadi titik penting dalam sejarah kehidupan manusia dan agama Islam. Melalui serangkain ritual, mereka mencoba menyusun kembali, informasi-informasi penting yang telah dilalui oleh nenek moyang manusia.&lt;br /&gt;Haji, itulah julukan bagi mereka yang berziarah ke Tanah Haram Makkah Al Mukkaromah. Setiap tahunnya lebih dari 5 juta orang dari seluruh penjuru dunia berkumpul di sana. Melakukan ritual atau ibadah lahir dan batin. Semua berpakain sama putih-putih, lambang dari kesederhanaan dan lambang dari kesucian. Dan lambang dari awal dan akhir hidup manusia. PUTIH. (Setiap kelahiran adalah suci dan kematian yang baik adalah kembali kepada kesucian).&lt;br /&gt;Merunut cerita, Nabi Adam turun ke bumi ini di Pakistan atau India (beberapa kitab menyebutkan begitu) dan Istrinya di Mekah (Bakka). Mereka bersatu di Mekah tepatnya di Jabal Rahmah.&lt;br /&gt;Pada periode berikutnya. Nabi Ibrahim mengungsikan istri dan anaknya ke lembah itu. Kemudian muncullah sumber Zam-zam untuk minum Ismail (anak Ibrahim). Kemudian beberapa peristiwa seperti Korban (memotong hewan ternak) melempar Jumroh (melempar kerikil/batu untuk mengusir setan)..semua itu dilakukan oleh Nabi Ibrahim. Dan sebaian besar ritual itu sekarang masih diikuti oleh umat Islam. Bahkan menjadi salah satu ibadah yang utama, meski bukan keharusan.&lt;br /&gt;Nah...ritual-ritual tersebut...adalah ritual merangkai kembali sejarah kemanusiaan dan ketuhanan. Mengenang kembali bagaimana Tuhan menciptakan manusia dan bagaimana manusia menjalankan kehidupannya. Harapannya..kesadaran sejati sebagai manusia yang berketuhanan. Bukan hanya sekedar julukan Haji atau berganti pakaian dan peci putih. Semoga menjadi haji mabrur.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-3628365831910928945?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/3628365831910928945/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=3628365831910928945' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/3628365831910928945'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/3628365831910928945'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2007/11/ziarah-ke-tanah-haram.html' title='Ziarah Ke Tanah Haram'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-5135122987898691806</id><published>2007-11-18T18:27:00.000-08:00</published><updated>2007-11-18T19:56:10.119-08:00</updated><title type='text'>Pahlawan</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;&lt;div align="left"&gt;Mari kita merenung...sekarang ini kita tidak perlu mengangkat senjata untuk membela kedaulatan negeri kita Indonesia. Penjajahan bersenjata sudah tidak lazim. Kerena orang sudah ngeri melihat tubuh tercabik tergeletak. Semua orang akan bergidik menyaksikan bagaimana tubuh ditembus peluru, dikoyak mortir.&lt;br /&gt;Pada pertempuran seperti itu, contohnya pertempuran heroik di 10 Nopember 1945 di Surabaya. Ribuan peluru yang dimuntahkan senapan NICA (Inggris, salah satu sekutu Amerika) dan Belanda dihadang pemuda-pemuda pejuang dengan dada tengadah "Merdeka atau Mati".&lt;br /&gt;Kemerdekaanlah yang mendorong mereka berani menghadang peluru dan menyongsong mortir. Karena kemerdekaan itulah inti kebahagiaan bagi hiudp berbangsa dan bernegara. Korban yang tercabik sudah biasa dan tidak menyurutkan langkah perjuangan bersenjata untuk mempertahankan kemerdekaannya. Mereka yang gugur dianugerahi gelar pahlawan (Pahala dan Wan (orang)) (orang yang mendapatkan pahala) mereka yang masih hidup tetap menjadi pejuang (Mujahid). Mereka yang hidup maupun yang mati dalam perjuangan mendapat gelar penghormatan yang tinggi.&lt;br /&gt;Sekarang perang bersenjata sudah tidak lazim. Tetapi penjajahan terus berlangsung. Korban tetap berjatuhan, meski tidak terkoyak senjata. Nah, kita tidak akan pernah berhenti menjadi Mujahid, karena sebenarnya kita tetap dalam medan perang yang tidak usai-usai dan besar. Seperti sabda Nabi Muhammad saw. "Perang terbesar adalah melawan hawa nafsu". Mari kita waspada terhadap penjajah yang ada dalam diri kita.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-5135122987898691806?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/5135122987898691806/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=5135122987898691806' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/5135122987898691806'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/5135122987898691806'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2007/11/pahlawan.html' title='Pahlawan'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-2277519766639161503</id><published>2007-11-14T00:45:00.000-08:00</published><updated>2007-11-14T00:47:49.386-08:00</updated><title type='text'>Bersahaja</title><content type='html'>Tersebutlah seorang penganut tasawuf bernama Nidzam al-Mahmudi. Ia tinggal di sebuah kampung terpencil, dalam sebuah gubuk kecil. Istri dan anak-anaknya hidup dengan amat sederhana. Akan tetapi, semua anaknya berpikiran cerdas dan berpendidikan. Selain penduduk kampung itu, tidak ada yang tahu bahwa ia mempunyai kebun subur berhektar-hektar dan perniagaan yang kian berkembang di beberapa kota besar. Dengan kekayaan yang diputar secara mahir itu ia dapat menghidupi ratusan keluarga yg bergantung padanya. Tingkat kemakmuran para kuli dan pegawainya bahkan jauh lebih tinggi ketimbang sang majikan. Namun, Nidzam al-Mahmudi merasa amat bahagia dan damai menikmati perjalanan usianya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang anaknya pernah bertanya, `Mengapa Ayah tidak membangun rumah yang besar dan indah? Bukankah Ayah mampu?""Ada beberapa sebab mengapa Ayah lebih suka menempati sebuah gubuk kecil," jawab sang sufi yang tidak terkenal itu. "Pertama, karena betapa pun besarnya rumah kita, yang kita butuhkan ternyata hanya tempat untuk duduk dan berbaring. Rumah besar sering menjadi penjara bagi penghuninya. Sehari-harian ia Cuma mengurung diri sambil menikmati keindahan istananya. Ia terlepas dari masyarakatnya. Dan ia terlepas dari alam bebas yang indah ini. Akibatnya ia akan kurang bersyukur kepada Allah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anaknya yang sudah cukup dewasa itu membenarkan ucapan ayahnya dalam hati. Apalagi ketika sang Ayah melanjutkan argumentasinya, "Kedua, dengan menempati sebuah gubuk kecil, kalian akan menjadi cepat dewasa. Kalian ingin segera memisahkan diri dari orang tua supaya dapat menghuni rumah yang lebih selesa. Ketiga, kami dulu cuma berdua, Ayah dan Ibu. Kelak akan menjadi berdua lagi setelah anak-anak semuanya berumah tangga. Apalagi Ayah dan Ibu menempati rumah yang besar, bukankah kelengangan suasana akan lebih terasa dan menyiksa?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si anak tercenung. Alangkah bijaknya sikap sang ayah yang tampak lugu dan polos itu. Ia seorang hartawan yang kekayaannya melimpah. Akan tetapi, keringatnya setiap hari selalu bercucuran. Ia ikut mencangkul dan menuai hasil tanaman. Ia betul-betul menikmati kekayaannya dengan cara yang paling mendasar. Ia tidak melayang-layang dalam buaian harta benda sehingga sebenarnya bukan merasakan kekayaan, melainkan kepayahan semata-mata. Sebab banyak hartawan lain yang hanya bisa menghitung-hitung kekayaannya dalam bentuk angka-angka. Mereka hanya menikmati lembaran-lembaran kertas yang disangkanya kekayaan yang tiada tara. Padahal hakikatnya ia tidak menikmati apa-apa kecuali angan-angan kosongnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudia anak itu lebih terkesima tatkala ayahnya meneruskan, "Anakku, jika aku membangun sebuah istana anggun, biayanya terlalu besar. Dan biaya sebesar itu kalau kubangunkan gubuk-gubuk kecil yang memadai untuk tempat tinggal, berapa banyak tunawisma/gelandangan bisa terangkat martabatnya menjadi warga terhormat? Ingatlah anakku, dunia ini disediakan Tuhan untuk segenap mahkluknya. Dan dunia ini cukup untuk memenuhi kebutuhan semua penghuninya. Akan tetapi, dunia ini akan menjadi sempit dan terlalu sedikit, bahkan tidak cukup, untuk memuaskan hanya keserakahan seorang manusia saja."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-2277519766639161503?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/2277519766639161503/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=2277519766639161503' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/2277519766639161503'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/2277519766639161503'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2007/11/bersahaja.html' title='Bersahaja'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-5812947296724916278</id><published>2007-11-06T20:26:00.000-08:00</published><updated>2007-11-06T20:28:24.276-08:00</updated><title type='text'>Manfaat Dzikir</title><content type='html'>Diriwayatkan oleh Abu Hurairah r.a.. Ia berkata bahwa Rasulullah saw. Bersabda, "Sesungguhnya Allah SWT memiliki malaikat-malaikat yang berkeliling di jalan-jalan guna mencari hamba ahli berzikir. Jika mereka mendapati kaum yang selalu berzikir kepada Allah SWT, mereka menyerunya, `Serukanlah kebutuhan kalian.' Kemudian mereka membawanya dengan sayap-sayapnya ke atas langit bumi. Lalu mereka ditanya oleh Rabb-nya (Dia Maha Mengetahui), `Apa yang dikatakan oleh hamba-hamba-Ku?' Para malaikat menjawab, `Mereka menyucikan dan mengagungkan Engkau, memuji dan memuliakan Engkau.' Allah berfirman, `Apakah mereka melihat-Ku?' Para malaikat menjawab, `Tidak, demi Allah, mereka tidak melihat-Mu.' Allah berfirman, `Bagaimana kalau mereka melihat Aku?' Para malaikat berkata, `Kalau mereka melihat-Mu, tentunya ibadah mereka akan bertambah, tambah menyucikan dan memuliakan Engkau.' Allah SWT berfirman, `Apa yang mereka minta?' Para malaikat berkata, `Mereka memohon surga kepada-Mu.' Allah berfirman, `Apakah mereka pernah melihatnya?' Para malaikat berkata, `Tidak, demi Allah, mereka tidak pernah melihatnya.' Allah SWT berfirman, `Bagaimana kalau mereka melihatnya?' Para malaikat berkata, `Kalau mereka melihatnya, niscaya mereka akan semakin berhasrat serta tamak dalam memohon dan memintanya.' Allah SWT berfirman, `Pada apa mereka memohon perlindungan?' Para malaikat berkata, `Mereka memohon perlindungan dari neraka-Mu.' Allah SWT berfirman, `Apakah mereka pernah melihatnya?' Para malaikat berkata, `Kalau mereka melihatnya, niscaya mereka akan semakin berlari menjauhinya dan semakin takut.' Allah SWT berfirman, `Kalian Aku jadikan saksi bahwa Aku telah mengampuni mereka.'&lt;br /&gt;Salah seorang dari malaikat itu berkata, `Di dalam kelompok mereka terdapat si Fulan yang bukan bagian dari mereka. Ia datang ke sana hanya untuk suatu keperluan.' Allah SWT berfirman, `Anggota majelis itu tidak menyengsarakan orang yang duduk bergabung dalam majelis mereka.'"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-5812947296724916278?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/5812947296724916278/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=5812947296724916278' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/5812947296724916278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/5812947296724916278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2007/11/manfaat-dzikir.html' title='Manfaat Dzikir'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-3139631767310914171</id><published>2007-11-05T01:29:00.000-08:00</published><updated>2007-11-05T01:32:44.475-08:00</updated><title type='text'>Ingin Haji Mabrur? Berbuat Baiklah Kepada Tetangga</title><content type='html'>Pada suatu masa ketika Abdullah bin Mubarak berhaji, tertidur di Masjidil Haram. Dia telah bermimpi melihat dua malaikat turun dari langit lalu yang satu berkata kepada yang lain, "Berapa banyak orang-orang yang berhaji pada tahun ini?" Jawab yang lain, "Enam ratus ribu." Lalu ia bertanya lagi, "Berapa banyak yang diterima ?" Jawabnya, "Tidak seorang pun yang diterima, hanya ada seorang tukang sepatu dari Damsyik bernama Muwaffaq, dia tidak dapat berhaji, tetapi diterima hajinya sehingga semua yang haji pada tahun itu diterima dengan berkat hajinya Muwaffaq."&lt;br /&gt;Ketika Abdullah bin Mubarak mendengar percakapannya itu, maka terbangunlah ia dari tidurnya, dan langsung berangkat ke Damsyik mencari orang yang bernama Muwaffaq itu sehingga ia sampailah ke rumahnya. Dan ketika diketuknya pintunya, keluarlah seorang lelaki dan segera ia bertanya namanya. Jawab orang itu, "Muwaffaq." Lalu abdullah bin Mubarak bertanya padanya, "Kebaikan apakah yang telah engkau lakukan sehingga mencapai darjat yang sedemikian itu?" Jawab Muwaffaq, "Tadinya aku ingin berhaji tetapi tidak dapat kerana keadaanku, tetapi mendadak aku mendapat wang tiga ratus diirham dari pekerjaanku membuat dan menampal sepatu, lalau aku berniat haji pada tahun ini sedang isteriku pula hamil, maka suatu hari dia tercium bau makanan dari rumah jiranku dan ingin makanan itu, maka aku pergi ke rumah tetanggaku dan menyampaikan tujuan sebenarku kepada wanita jiranku itu.&lt;br /&gt;Jawab tetanggaku, "Aku terpaksa membuka rahasiaku, sebenarnya anak-anak yatimku sudah tiga hari tanpa makanan, kerana itu aku keluar mencari makanan untuk mereka. Tiba-tiba bertemulah aku dengan bangkai himar di suatu tempat, lalu aku potong sebahagiannya dan bawa pulang untuk masak, maka makanan ini halal bagi kami dan haram untuk makanan kamu." Ketika aku mendegar jawapan itu, aku segera kembali ke rumah dan mengambil wang tiga ratus dirham dan keserahkan kepada tetanggaku tadi seraya menyuruhnya membelanjakan wang itu untuk keperluan anak-anak yatim yang ada dalam jagaannya itu.&lt;br /&gt;"Sebenarnya hajiku adalah di depan pintu rumahku." Kata Muwaffaq lagi. Demikianlah cerita yang sangat berkesan bahwa membantu tetangga yang dalam kelaparan amat besar pahalanya apalagi di dalamnya terdapat anak-anak yatim. Rasulullah ada ditanya, "Ya Rasullah tunjukkan padaku amal perbuatan yang bila kuamalkan akan masuk syurga." Jawab Rasulullah, "Jadilah kamu orang yang baik." Orang itu bertanya lagi, "Ya Rasulullah, bagaimanakah akan aku ketahui bahwa aku telah berbuat baik?"&lt;br /&gt;Jawab Rasulullah, "Tanyakan pada tetanggamu, maka bila mereka berkata engkau baik maka engkau benar-benar baik dan bila mereka berkata engkau jahat, maka engkau sebenarnya jahat."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-3139631767310914171?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/3139631767310914171/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=3139631767310914171' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/3139631767310914171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/3139631767310914171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2007/11/ingin-haji-mabrur-berbuat-baiklah.html' title='Ingin Haji Mabrur? Berbuat Baiklah Kepada Tetangga'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-7877859182180062437</id><published>2007-10-19T01:19:00.000-07:00</published><updated>2007-10-19T01:33:48.270-07:00</updated><title type='text'>Hari Raya Idul Fitri</title><content type='html'>Salam.&lt;br /&gt;Puasa Romadhon telah usai. Perjuangan belumlah selesai. Momen Romadhon menjadi sebuah terminal di perjalanan hidup dari tahun ke tahun. Dalam bulan Tarbiyah itu kita umat muslim benar-benar mendidik dirinya untuk menjadi abdi Tuhan yang baik. Dalam bulan Barokah itu, kita umat muslim bekerja meraih barokah dari Allah yang tercurah. Dalam bulan Aman itu, kita umat muslim meraih jaminan keamanan dari api neraka. Bulan Romadhon adalah bulan untuk bekerja keras jasmani dan ruhani untuk meraih predikat Taqwa atau Muttaqin, sebuah predikat khususul khusus yang diberikan kepada mereka yang Abidin benar-benar.&lt;br /&gt;Romadhon telah pergi. Kini sampailah kepada hari yang Fitri. Setelah bekerja keras selama satubulan, umat muslim mendapatkan hari yang khusus, yaitu Idul Fitri. Hari ketika kita mencapai hasil kerja yang gilang gemilang. Noda-noda dosa telah terbersihkan dengan puasa. Ketidak sempurnaan ibadah puasa telah dibayar dengan Zakat. Maka kita kembali lagi menjadi seorang yang bersih dari dosa, bagai bayi yang baru dilahirkan.&lt;br /&gt;Semua bergembira. Bersyukur. Dan mempererat tali silaturahim, sebagai wujud syukur. Saling mendoakan dalam iringan gema takbir, tahlil dan tahmid. Keagungan Tuhan begitu terasa melingkupi hari yang indah itu.&lt;br /&gt;Namun...sulit sekali mempertahankan hasil yang telah dicapai selama puasa itu dalam bulan-bulan berikutnya. Setelah larut dalam kegembiraan yang fitri itu, biasanya kita, sedikit demi sedikit larut kembali dalam kehidupan dunia yang menipu, melenakan, dan menggelapkan lagi ruhani yang telah tercuci itu. Perlahan-lahan, kita yang tidak pernah lepas dari medan perang, kembali lagi mengulangi kemenangan dan kekalahan, silih berganti.&lt;br /&gt;Semoga...kita masih mendapatkan kesempatan bertemu Romadhon lagi. Taqobalalloh minna wa minkum. minal aidzin wal faidzin. Mohon maaf lahir dan batin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-7877859182180062437?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/7877859182180062437/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=7877859182180062437' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/7877859182180062437'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/7877859182180062437'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2007/10/hari-raya-idul-fitri.html' title='Hari Raya Idul Fitri'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-3034611259714790419</id><published>2007-10-10T02:20:00.000-07:00</published><updated>2007-10-10T03:34:27.925-07:00</updated><title type='text'>Salam</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_l8Fl1Nl_aQY/RwyoSN5TAmI/AAAAAAAAAAU/JwGNxSXx_1E/s1600-h/6-agung.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5119651907334505058" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_l8Fl1Nl_aQY/RwyoSN5TAmI/AAAAAAAAAAU/JwGNxSXx_1E/s320/6-agung.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_l8Fl1Nl_aQY/RwyaiN5TAlI/AAAAAAAAAAM/SXKNZNwhifs/s1600-h/6-agung.JPG"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Assalamualaikum...&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Buah Tin dan Zaitun tumbuh di negeri yang aman. Buahnya manis dan minyaknya menyala meski tanpa api. Di negeri itulah ibrahim membangun rumah. Dari pergulatannya di padang gersang, muncullah mata air zam zam yang menyegarkan. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sana berkumpullah para pencinta Tuhan dan Tuhan mencintai mereka. Berjalan beriringan, berdzikir dan berdoa..berbicara kepada yang dicintainya. Di sanalah dulu tentara yang gagah dikalahkan. Berhala-berhala ditumbangkan. Harta kekayaan disedekahkan. Keserakahan dihinakan. Manusia dimuliakan, dengan pengabdian dan cintanya kepada Tuhan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sholawat dan Salam, kepada Nabi Muhammad S.a.w, yang tercinta. Dialah guru manusia, yang terpilih menyempurnakan akhlak dan agama manusia. Menjadi contoh manusia sempurna "al insan al kamil", uswatun khasanah. Teladan manusia yang beriman. Juga salam kepada ahli bait dan para sahabat. Semoga ampunan dan kasih sayang, selalu dilimpahkan kepada kita semua dari Alloh Arrohman Arrohim. &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-3034611259714790419?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/3034611259714790419/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=3034611259714790419' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/3034611259714790419'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/3034611259714790419'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2007/10/salam.html' title='Salam'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_l8Fl1Nl_aQY/RwyoSN5TAmI/AAAAAAAAAAU/JwGNxSXx_1E/s72-c/6-agung.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-7818845245806357660</id><published>2007-10-09T23:49:00.000-07:00</published><updated>2007-10-09T23:57:29.839-07:00</updated><title type='text'>Kita ditinggal Romadhon</title><content type='html'>Bulan istimewa yang penuh ampunan dan berkah Alloh hampir meninggalkan kita. Romadhon Mubarok, bagai air hujan yang menyirami bumi kering selama 11 bulan. Bagai hujan yang menyirami benih-benih kebaikan yang lama tersimpan di dalam tanah jiwa kita. Tuhan kita, Alloh yang Maha Pengasih dan Penyayang menyediakan satu bulan penuh kesempatan untuk benar-benar mendekat kepada-Nya. Menggapai ampunannya, kasih sayangnya dengan pertolongan-Nya. Namun, betapa semuanya itu akan meninggalkan kita. Kesempatan itu menjadi teka-teki, masihkah kita akan menjumpainya kembali tahun depan. Sementara, masihkah bekasnya terasa jika kita menapaki bulan-bulan berikutnya. Semoga&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-7818845245806357660?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/7818845245806357660/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=7818845245806357660' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/7818845245806357660'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/7818845245806357660'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2007/10/kita-ditinggal-romadhon.html' title='Kita ditinggal Romadhon'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-547333230100699698.post-1160386201024527150</id><published>2007-10-09T22:26:00.000-07:00</published><updated>2007-10-09T22:40:37.143-07:00</updated><title type='text'>KALIJAGA</title><content type='html'>Kalijaga, sebuah nama dari seorang tokoh penyebar agama Islam di Jawa. Demi mendalami ilmu agama lahir dan batin, dia rela melaksanakan perintah gurunya untuk menunggui tongkat gurunya di pinggir sungai. Dengan tekat yang kuat, dia menidurkan hasrat jasmaninya. Derasnya sungai nafsu ketika menjadi seorang berandal di bendung habis-habisan, dengan berdiam di tepi sebuah sungai. Dan terkenallah dia sebagai seorang yang menjaga sungai.&lt;br /&gt;Karena ketaatan dan ketekunanannya, Sunan Bonang, ulama dari Tuban, putra Sunan Ampel Surabaya mengajarinya ilmu agama dan hakekat hidup sebagai seorang manusia. Maka diangkatlah ia sebagai salah satu ulama yang kesohor dengan gelar Sunan Kalijaga atau Syekh Malaya. Dia bernama asli Raden Sahid, putra adipati Tuban yang menyingkir dari ramainya pertentangan para pejabat Majapahit. Namun dia menyingkir dengan membawa pertentangan batin atas keadan yang dilihatnya. Sampai mempertemukannya dengan hakekat sejati.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/547333230100699698-1160386201024527150?l=sungaisufi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sungaisufi.blogspot.com/feeds/1160386201024527150/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=547333230100699698&amp;postID=1160386201024527150' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/1160386201024527150'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/547333230100699698/posts/default/1160386201024527150'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sungaisufi.blogspot.com/2007/10/kalijaga.html' title='KALIJAGA'/><author><name>apurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05680419432090781764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_l8Fl1Nl_aQY/SwuL8ReFV-I/AAAAAAAAAEY/yNDQFgVAIQk/S220/ilusi-gambar-2-dimensi-yang-bergerak2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
